Filosofi Dan Makna Logo Baru Partai Persatuan Pembangunan

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi mengatakan parpolnya memiliki logo baru.

“Kami punya logo perjuangan 2024,” ujarnya saat ditemui wartawan, Kamis (28/1) malam di Kompleks Transmedia, Jakarta Selatan.

Mengacu pada laman resmi PPP, penambahan logo sebelumnya muncul di beberapa elemen.

Di belakang Ka’bah terdapat lambang ikat kepala berwarna merah dan putih, garis kuning melengkung yang mengikuti lekuk merah, dan slogan bertuliskan ‘merawat persatuan dengan pembangunan’.

Sementara itu, latar belakangnya tetap hijau.

BACA JUGA  Berikut Tahapan Pilkada Serentak 2020 Di 270 Daerah

Sebelumnya, partai ini hanya berlogo Ka’bah, serta tulisan PPP .

Tak hanya sekedar lambang, mengutip dari situs PPP, penambahan ikon tersebut memiliki empat filosofi, yakni:

Beragam hijau yang menyatu ke dalam bulatan putih menggambarkan persaudaraan sesama manusia (ukhuwah insaniyah, ukhuwah basyariyah).

Ikat kepala Merah Putih melambangkan ukhuwah wathoniyah. Persaudaraan bangsa yang mencintai dan berjuang untuk kemaslahatan negara kesatuan republik Indonesia.

Ka’bah melambangkan ukhuwah islamiyah. Persaudaraan sesama umat Muslim. Sebaik-baik umat adalah yang menegakkan kebenaran dan mencegah kebatilan serta beriman kepada Allah.

BACA JUGA  BMKG Peringatkan Cuaca Extrem Di Beberapa Daerah Di Indonesia

Lalu, semboyan ‘Merawat Persatuan dengan Pembangunan’ merupakan sublimasi dari prinsip perjuangan dan lima visi partai Islam tertua ini.

Dalam rangka memperingati HUT ke-48 PPP pada Kamis malam (28/1), Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengatakan ingin mengembalikan semangat partai sebelum memasuki usia keemasan 50 tahun pada 2023.

Suharso menjelaskan, salah satu cara PPP untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan merevisi struktur kepengurusan. Menurut Suharso, pengelolaan PPP akan ditempati oleh generasi muda pada periode 2021-2026.

BACA JUGA  Mudharatnya Lebih Besar, PPP Tolak Perpres Investasi Miras

Selain itu, dia menetapkan target tinggi untuk pemilu 2024.

“Mudah-mudahan kita bisa jemput usia 50 tahun itu dengan mengembalikan marwah partai ini dalam pengertian kembali dengan suara yang lebih banyak. Setidak-tidaknya melebihi apa yang kita capai di masa reformasi ini,” kata Suharso.

Suharso juga berharap pimpinan pengurus PPP bisa belajar dari sejarah untuk mendapatkan hasil yang lebih baik di Pemilu 2024.

Leave a Comment