Catat Sejarah Baru, Paslon Ini Menang Pilkada Lewat Jalur Independen

Pasangan Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom (UtaYoh) memenangkan pemilihan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2020-2025.

Hasil ini merupakan sejarah baru dalam kancah politik di Fakfak.

Pasalnya, pasangan UtaYoh bisa mengalahkan pesaingnya yang didukung 11 parpol. Namun, kemenangan pasangan itu digugat di Mahkamah Konstitusi oleh Samaun Dahlan dan Clifford H. Ndandarmana.

Mahkamah Konstitusi akan menyidangkan sengketa Pilkada dalam pemerintahan Fakfak di Papua Barat dalam waktu dekat.

Meski demikian, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Fakfak siap mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

BACA JUGA  Kota Medan Dan Batam Sangat Rawan Konflik Pilkada 2020

Sebelumnya, KPU Fakfak menunjuk pasangan calon nomor urut 2 Untung Tamsil-Yohana Dina Hindom (Utah-Yoh) sebagai bupati dan wakil bupati terpilih Fakfak periode 2021-2024.

Berdasarkan penetapan rekapitulasi hasil rapat paripurna bernomor 89 / HK.03.1-KPT / 9203 / KPU / KAP / XII / 2020 Untung dan Yohana meraih 20.271 suara (51,04 persen), sedangkan pesaingnya Samaun Dahlan dan Cliford H Ndardarmana memperoleh 19.446 suara (47,96 persen).

Terkait hal itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Komite Pemuda Nasional Indonesia Haris Pertama mengatakan Untung Tamsil adalah sosok pemuda yang mengukir sejarah sebagai calon bupati.

BACA JUGA  Polisi Buru Pelaku Penyanding Foto Wapres-Kakek Sugiono Dimedsos

Pasalnya, ia menempuh jalur independen dan mampu menumbangkan kekuatan 11 parpol dengan pasangan calon Samaun Dahlan dan Cliford H Ndandarmana.

“Beritanya, pasangan independen pertama yang mengikuti politik praktis di Fakfak dalam waktu yang relatif singkat sejak pemilihan langsung,” kata Haris dalam siaran persnya, Rabu, 27 Januari 2021.

Haris mengatakan Untung Tamsil merupakan pengurus DPP KNPI dan ketua KNPI DPD Kabupaten Fakfak 2012-2015.

Ia memastikan Untung memenangkan Fakfak Pilkada secara adil dan tanpa penipuan.

BACA JUGA  DKPP Terima 50 Petisi Tunda Pilkada Hingga Pandemi Covid-19 Usai

“Di mana letaknya kecurangan Untung Tamsil? Sedangkan dia maju dari jalur independen. Tidak mungkin seorang independen bermain curang,” ujarnya lagi.

Oleh karena itu, lanjut Haris, pihaknya akan melindungi gugatan Samaun Dahlan dan Clifford H. Ndandarmana di Mahkamah Konstitusi.

Ia yakin MK tidak bisa diintervensi dan akan mengambil keputusan seadil-adilnya.

“Jangan sampai Mahkamah Konstitusi mengintervensi mereka yang menginginkan pilkada Fakfak tidak jujur,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat Fakfak menunggu pemimpin yang adil dan terpercaya. Dan menurutnya sama Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom.

BACA JUGA  Cek Nama Anda, KPU Umumkan DPT Pilkada Serentak 2020 Hari Ini

Leave a Comment