Perlu Anda Tahu Perbedaan Penggunaan Materai 3000 Dan Materai 6000

Kita sering dihadapkan pada surat atau dokumen penting yang harus disahkan dengan meterai. Di Indonesia, berdasarkan Undang-Undang Meterai Nomor 13 Tahun 1985 dan Peraturannya, ada dua jenis meterai yang legal untuk digunakan. Yakni prangko dengan nilai nominal Rp 3.000 dan Rp 6.000.

Landasan hukumnya adalah Pasal 2 UU BM juncto Ordonansi Pemerintah Nomor 24 Tahun 2000 tentang Pasal dan Bea Materai. Dokumen yang dapat disahkan berbeda-beda untuk setiap permohonan, kata Rahmah Iswari. , kepala sementara departemen. untuk peraturan perpajakan tidak langsung lainnya, di gedung ditjen Pajak, Selasa (28/11).

Menurut Rahmah, stempel nominal Rp 3.000 bisa digunakan untuk surat yang berisi antara Rp 250.000 hingga Rp 1 juta. Selain itu, bisa juga untuk kelompok surat berharga yang tercatat dalam sertifikat kolektif atau sekuritas dalam nama apapun dan dalam bentuk apapun dengan nilai nominal sampai dengan Rp1 juta.
“Bisa juga untuk cek dan sertifikat kantor tanpa batas harga nominal,” kata Rahmah.

Sementara itu, materai Rp 6.000 bisa digunakan untuk lebih banyak pilihan surat berharga atau dokumen berharga. Beberapa di antaranya adalah formulir persetujuan dan lainnya yang ditulis untuk tujuan digunakan sebagai sarana untuk menunjukkan tindakan, fakta, atau situasi yang bersifat sipil.
Kedua, surat yang berisi jumlah uang, misalnya Menerima uang, menghitung dana atau menyetorkan ke rekening, melaporkan saldo bank, dan mengkonfirmasikan bahwa uang yang harus dibayar telah dibayar atau didebet sebagian atau seluruhnya.

Selain itu, meterai ini juga digunakan untuk akta notaris termasuk fotocopy, dokumen yang dibuat oleh PPAT termasuk fotocopy, hak milik seperti surat perintah dan dokumen yang digunakan sebagai alat bukti di pengadilan, kata Rahmah. .
Menurutnya, ada juga dokumen yang tidak membutuhkan segel. Menurut Rahmah, wesel ini juga diatur dalam pasal 4 UU Meterai, yang mencantumkan semua jenis surat atau dokumen yang tidak dikenakan materai.

“Kalau dulu materai digunakan untuk sertifikat, sekarang sudah tidak diperlukan lagi. Gaji atau kwitansi uang untuk keperluan internal organisasi juga tidak memerlukan meterai,” ujarnya. menyimpulkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *