Strategi Kelola Keuangan Pribadi Bebas Dari Utang

Menurut Oneshildt Financial Planning Mohammad Andoko, ada banyak hal yang bisa dijadikan tolak ukur kemandirian dalam pengelolaan keuangan pribadi. Dengan asumsi sumber pendapatan cukup, pengeluaran tidak terlalu tinggi, arus kas stabil dan lain-lain.

Pada awal pengelolaan keuangan, kemandirian keuangan merupakan hal yang paling mendasar agar keuangan tidak bergantung pada orang dan pihak lain, termasuk hutang. Jadi harus benar-benar bebas utang, ”kata Andoko.

Senada, perencana keuangan Oneshildt lainnya, Agustina Fitria, mengatakan sebaiknya jangan berhutang asalkan bisa mengandalkan sumber penghasilan sendiri. Pasalnya, tagihan pembayaran pokok dan bunga siap menghantui Anda saat Anda terlilit utang.

BACA JUGA  Pertamina Turunkan Harga Pertalite Rp 6.450/Liter Di Tangerang Selatan

Selain itu, dari waktu ke waktu kebutuhan hidup akan terus meningkat, sehingga bukan tidak mungkin untuk membandingkan tunjangan pembayaran hutang dengan kebutuhan sehari-hari. “Kadang susah membayar pokok apalagi bunganya,” kata Agustina.

Nah, berikut strategi Agustina agar bebas utang:

1. Sesuaikan pendapatan dan pengeluaran Anda
Tentu saja, aliran dana yang masuk harus lebih besar dari aliran keluar. Pasalnya, terdapat dana yang harus disimpan dalam bentuk dana darurat, tabungan dan investasi di luar kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA  Pengamat Ragukan Dampak Bantuan Pekerja 600 Rb Terhadap Ekonomi

“Hutang biasanya merupakan cara untuk memuaskan keinginan, tetapi tidak ada keterampilan. Jadi untuk menghindari hutang, kenali kebutuhan yang sebenarnya. Jika Anda tidak benar-benar membutuhkannya, jangan paksakan. kata Agustina.

Saat mengelola pendapatan dan pengeluaran, hindari godaan untuk memiliki kebutuhan konsumen jangka pendek sebanyak mungkin. Misalnya keinginan untuk makan di luar dan sering pergi berlibur ke barang mewah yang jarang digunakan.

2. Siapkan dana darurat
Tujuannya adalah untuk mengurangi kejadian tak terduga, misalnya saat pandemi Covid-19 saat ini. Kebutuhan mungkin meningkat, tetapi sumber pendapatan menipis.

BACA JUGA  Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Ini Daftar Lengkapnya

Dengan cara ini, Anda dapat memenuhi kebutuhan dana darurat sebelum Anda terlilit utang selamanya. Begitu juga dengan tabungan dan pendapatan dari investasi yang memungkinkan pembayaran.

3. Temukan sumber pendapatan
Hutang biasanya timbul atau tidak karena sumber pendapatan tidak mencukupi untuk menutupi pengeluaran. Karenanya, mereka juga bisa dihindari dengan mencari sumber penghasilan tambahan. Misalnya dengan pekerjaan di perusahaan sekunder.
“Bisa dimulai dari hobby seperti jual beli produk tertentu, dealer atau produk kuliner. Jadi ada tambahan sumber penghasilan, jadi tidak perlu utang,” ujarnya. -dia menyatakan.

BACA JUGA  Daftar Lengkap Kenaikan Harga Emas Aneka Tambang Hari Ini

4. Cari kemungkinan celah restrukturisasi
Sebelum Anda terlilit utang sana-sini karena tidak bisa membayar uang muka sepeda motor, mobil, atau kredit rumah, misalnya cari program restrukturisasi dengan bank atau lembaga yang memberikan cicilan. Kebijakan ini sebenarnya ada di semua bank dan oleh karena itu dapat digunakan.

Memang, di tengah pandemi Covid-19 khususnya, pemerintah mengimbau perbankan dan perusahaan keuangan untuk melakukan restrukturisasi pinjaman.
“Setidaknya bisa mendapatkan perubahan pokok atau suku bunga. Jadi tidak perlu repot mencari kredit baru untuk menutupi bunga tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA  Iuran BPJS Kesehatan Akan Naik Mulai 1 Januari 2021

Leave a Comment