Raffi Ahmad Diminta Untuk Mundur Sebagai Influencer Vaksinasi Covid

Pengadilan Negeri Depok telah menerima gugatan yang diajukan oleh Advokat David Tobing terhadap Raffi Ahmad atas dugaan tindakan melanggar hukum.

Berkaitan dengan hal tersebut, ada tiga permintaan yang diharapkan David kepada majelis hakim, yaitu pertama Raffi tidak keluar rumah selama 30 hari setelah mendapat vaksinasi kedua.

Raffi kemudian diminta meminta maaf kepada sejumlah stasiun televisi swasta, serta akun media sosial pribadi seperti Instagram dan Facebook, serta berjanji untuk terus bersosialisasi dan menggunakan protokol kesehatan dan vaksinasi untuk masyarakat.

BACA JUGA  Viral! 'Baju Gisel' Mirip di Video Syur, Dijual Rp80 Ribu di Marketplace

Terakhir, David meminta Raffi juga meminta maaf di tujuh surat kabar nasional setengah halaman.

Selain itu, pria yang menjabat sebagai ketua komunitas konsumen Indonesia ini mengimbau pemerintah lebih selektif dalam memilih influencer serta memberikan arahan dan peran yang jelas kepada pihak yang ditunjuk untuk mensosialisasikan program vaksinasi dan protokol kesehatan.

“Saat ini Raffi sebenarnya bisa mundur sebagai influencer program vaksinasi atau pemerintah akan menghentikannya,” ujarnya, Jumat 15 Januari 2021. Berikut alasan lain David melaporkan Raffi Ahmad ke polisi.

BACA JUGA  Nikita Mirzani Tanggapi Santai soal Unggahan Foto Nyaris Telanjang

Seperti diketahui, Raffi didakwa melanggar protokol kesehatan saat menghadiri pesta dan terlihat tanpa masker saat berfoto dengan sejumlah artis lain. Kejadian ini terjadi setelah Raffi divaksinasi dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Rabu 13 Januari 2021.

David menyatakan, gugatan tersebut sejalan dengan kemampuannya sebagai pengacara yang berkomitmen untuk mematuhi hukum dan sebagai warga negara yang peduli terhadap penanggulangan COVID-19 serta mendukung program vaksinasi yang dijalankan pemerintah.

Selain melanggar aturan, David juga menganggap tindakan Raffi sudah melanggar norma kepatutan dan prinsip kehati-hatian yang membuktikan bahwa Raffi tidak melaksanakan kewajiban hukumnya sebagai tokoh publik dan influencer untuk mensosialisasilan program vaksinasi dan protokol kesehatan.

BACA JUGA  Begini Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Dari Kemenkes untuk Lansia

Leave a Comment