Rentetan Duka Dan Bencana Diawal Tahun 2021 Terjadi Di Indonesia

Di awal tahun 2021, sejumlah kabar duka dan bencana alam terjadi. Itu terjadi ketika Indonesia bergulat dengan pandemi Covid-19, yang sebenarnya mengalami lonjakan kasus.

Pada 9 Januari, serangkaian bencana dimulai. Pada 9 Januari lalu, sebuah pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang membawa 62 orang jatuh di perairan Kepulauan Seribu di Jakarta.

Pesawat tujuan Jakarta-Pontianak hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.40 WIB.

Di hari yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan dari total 62 orang tersebut, 50 orang penumpang dan 12 orang awak. Rinciannya, 52 orang dewasa, 7 anak dan 3 bayi berada dalam penerbangan tersebut.

BACA JUGA  Cek Nama Anda, KPU Umumkan DPT Pilkada Serentak 2020 Hari Ini

Hingga Jumat malam (15/1), tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri telah mengidentifikasi sebanyak 17 jenazah. Lima korban terakhir yang teridentifikasi adalah Toni Ismail, Dinda Amelia, Isti Yudha, Putri Wahyuni ​​dan Rahmawati.

Ke-12 korban yang teridentifikasi sebelumnya adalah Okky Bisma, Fadly Satrianto, Khasanah, Asy Hasbul Yamin, Indah Halimah Putri, Agus Minarni, Mia Tresetyani, Ricko, Ihsan Adhlan, Supianto, Pipit Piyono dan Yohanes Suherdi.

Sejauh ini, Badan SAR Nasional (Basarnas) masih melakukan evakuasi bangkai pesawat dan bagian tubuh korban di perairan Kepulauan Seribu dekat Pulau Laku dan Pulau Lancang.

BACA JUGA  Seorang Penyidik KPK Wafat Setelah Dirawat Karena Terpapar Covid-19

Setelah gagal menemukan Cockpit Voice Record (CVR) dari kotak hitam pesawat, Basarnas memperpanjang pencarian dan evakuasi tiga hari setelah operasi yang berakhir pada Jumat (15/1) kemarin.

Pada hari yang sama, tragedi Sriwijaya terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Sekitar pukul 16.45 WIB terjadi longsor dan sekitar pukul 19.30 WIB terjadi longsor susulan.

Hingga Kamis (14/1), tim SAR gabungan menemukan sebanyak 24 korban tewas dalam bencana tersebut dan 16 orang masih mencari.

BACA JUGA  Peringatan HUT TNI Ke-75 Di Istana Negara Secara Virtual

Bencana lain juga melanda Kalimantan Selatan. Pada Rabu (12/01) banjir di berbagai tempat di Kalimantan Selatan mencapai ketinggian 3 meter akibat curah hujan yang tinggi. Belum surut, banjir dikabarkan telah membanjiri rumah warga pada Sabtu (16/1).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menemukan sekitar 21.000 orang terdampak bencana banjir di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Pada hari keenam operasi SAR pesawat di Dermaga JICT Tanjung Priok Utara, petugas Basarnas mengangkat kantong jenazah dengan benda yang ditemukan dari lokasi jatuhnya pesawat nomor penerbangan SJ 182 Sriwijaya Air PK-CLC rute Jakarta-Pontianak Jakarta. Kamis (14 Januari 2021).

BACA JUGA  Indonesia Belum Buat Kontrak Pembelian Vaksin AstraZeneca

Secara terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut melaporkan bahwa ketinggian air yang diamati saat ini berkisar antara 150 hingga 200 sentimeter. Banjir menenggelamkan sekitar 6.346 rumah dengan total mengungsi 2.600 orang.

Berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kalimantan Selatan kemungkinan masih turun hujan ringan hingga sedang dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan waspada selama musim hujan hingga Februari 2021.

BACA JUGA  Mulai Hari Ini DKI Jakarta Lanjutkan PSBB Jilid Ke II

Kemudian, pada Kamis (14/1), dilaporkan bencana alam lainnya yaitu gempa bumi di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat.

Sejauh ini 42 orang telah ditemukan dalam bencana tersebut, 34 orang meninggal di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majane meninggal.

Kepala Basarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito mengatakan puluhan ribu warga harus mengungsi akibat gempa berkekuatan 6,2 SR itu.

BNPB menemukan bahwa fasilitas umum seperti RS Mitra Manakarra, RSUD Mamuju, serta Pelabuhan Mamuju dan Jembatan Kuning yang terletak di Takandeang, Tapalang Mamuju, mengalami berbagai kerusakan.

BACA JUGA  Bencana Longsor Terjang Barak Militer Vietnam, 22 Tentara Tewas

Saat ini terdapat tiga rumah sakit yang mengoperasikan layanan gawat darurat di Kabupaten Mamuju yaitu RS Bhayangkara, RSUD Provinsi Sulawesi Barat dan RSUD Kabupaten Mamuju.

Leave a Comment