Rizieq Shihab, Menantu dan Dirut RS Ummi Jadi Tersangka Kasus Swab

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menetapkan Habib Rizieq Shihab dan Dirut RS Ummi Bogor, Dr. Andi Tatat, tersangka dalam kasus dugaan pidana menghalangi atau menghambat penanganan wabah penyakit menular terkait pengambilan uji swab.

Direktur Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan penyidik ​​juga telah menetapkan menantu Rizieq, Muhammad Hanif Alatas sebagai tersangka.

Ada tiga orang yang status hukumnya ditetapkan sebagai tersangka.

“Penyidik sudah melaksanakan gelar dan menetapkan 3 (tiga) orang sebagai tersangka, Rizieq, dr Tatat dan Hanif Alatas,” kata Andi saat dikonfirmasi, Senin (11/1/2021).

BACA JUGA  Proses Tahap Seleksi Guru PPPK, Pendaftaran Hingga Pengumunan Hasil

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, polisi akan berencana melakukan pemeriksaan terhadap mereka. “Minggu ini rencananya (pemeriksaan),” ujar Andi.

Dalam hal ini RS Ummi Bogor akan dilaporkan dengan nomor LP / 650 / XI / 2020 / JBR / POLRESTA BOGOR KOTA. Pasal yang dituduhkan adalah Pasal 14 Ayat 1, 2 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984.

Dalam laporannya, RS Ummi Bogor diduga menghalangi atau menghalangi satgas dalam menangani atau menanggulangi berjangkitnya penyakit infeksi Covid-19, yaitu melakukan tes usap pada salah satu pasiennya yang diduga mengidap Covid. -19 untuk diekspos.

BACA JUGA  Gempa M 4,5 Guncang Jailolo Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Rumah Sakit Ummi di Kota Bogor diyakini belum memberikan penjelasan protokol lengkap tentang proses penanganan pasien tersebut.

Leave a Comment