Iuran BPJS Kesehatan Akan Naik Mulai 1 Januari 2021

Iuran BPJS kesehatan akan dinaikkan mulai 1 Januari 2021. Kenaikan tersebut ditujukan untuk iuran kepesertaan kelas PBI (Penerima Bantuan Iuran), PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah) dan peserta BP dengan pelayanan di ruang perawat kelas III.

Secara nominal, besaran iuran sebenarnya untuk kelompok ini masih Rp 42.000 per orang per bulan.

Aturan tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 tahun 2020 Ini merupakan amandemen kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 terkait jaminan kesehatan.

BACA JUGA  Berikut Rincian Gaji yang Akan Diterima Jika Anda Jadi PNS

“Iuran peserta PBI Jaminan Kesehatan Nasional Rp 42.000 per orang per bulan,” tulis Pasal 29 ayat 1, seperti dikutip CNNIndonesia.com, Senin (28/12).

Hal yang sama berlaku untuk peserta PBPU dan peserta BP.

“Biaya peserta PBPU dan peserta BP yang mendapat pelayanan di ruang perawatan Kelas III sama dengan biaya peserta PBI Jaminan Kesehatan Nasional,” bunyi Pasal 34 (1).

Namun, ada perubahan biaya yang dibayarkan oleh masing-masing peserta.

Pada tahun 2020, peserta PBI, PBPU dan BP membayar iuran sebesar Rp25.500 per orang per bulan. Selebihnya, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp. 16.500 per orang per bulan.

BACA JUGA  Buruan Login Ke www.pln.co.id Buat Dapat Token Listrik Gratis dari PLN

Nanti pada tahun 2021 nominal kontribusi yang harus dibayar kelompok akan meningkat menjadi Rp 35.000 per orang per bulan. Sementara sisa Rp 7.000 akan dibayarkan oleh pemerintah.

Biaya kepesertaan PBPU dan BP kelas II dan I tetap sama dengan tahun ini, meski tidak ada kenaikan. Rp 100.000 dan Rp 150.000 masing-masing per orang per bulan.

Meski begitu, pemerintah sebenarnya berencana mengeluarkan pedoman eliminasi kelas yang nantinya hanya akan dijadikan standar perawatan. Namun sejauh ini besaran iuran tersebut masih terkait dengan Perpres 64/2020 untuk tahun depan.

BACA JUGA  Berikut ini Daftar UMP Terbaru 34 Provinsi Untuk Tahun 2021

Leave a Comment