Israel Dan Uni Emirat Arab Sepakat Untuk Berdamai

Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) telah mencapai kesepakatan bersejarah dan sepakat untuk menormalisasi hubungan antara kedua negara. Kesepakatan itu diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada Kamis waktu setempat.

Dalam pernyataan bersama Presiden Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Putra Mahkota Abu Dhabi, Mohammed Al Nahyan, disebutkan bahwa perjanjian itu “harus mendorong upaya perdamaian di Timur Tengah”. .

Dengan perjanjian ini, Israel telah membekukan rencananya untuk mencaplok sebagian besar Tepi Barat yang diduduki. Sebelum kesepakatan tersebut disepakati, Israel tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Negara-negara Teluk.

Namun, Israel dan Negara-negara Teluk berbagi keprihatinan tentang pengaruh Iran di kawasan itu, yang mengarah pada kontak tidak resmi antara Israel dan Negara-negara Teluk.
Mendirikan kedutaan segera. Perdana Menteri Netanyahu menyebut kesepakatan itu sebagai “hari bersejarah” dalam sebuah pernyataan di Twitter..

Duta Besar UEA untuk Washington Yousef Al Otaiba mengatakan perjanjian UEA-Israel adalah “kemenangan untuk diplomasi dan untuk kawasan”.
Dia menambahkan: “Ini adalah langkah maju yang penting dalam hubungan Israel dengan negara-negara Arab yang akan meredakan ketegangan dan menciptakan energi baru untuk perubahan positif.”Perjanjian ini merupakan perjanjian ketiga antara Israel dan Arab sejak Israel mendeklarasikan dirinya sebagai negara merdeka pada tahun 1948.

Pada 1979 dan 1994, dua perjanjian sebelumnya ditandatangani dengan Mesir dan Yordania.
Dalam beberapa minggu mendatang, delegasi Israel dan UEA akan bertemu untuk merundingkan perjanjian bilateral di bidang investasi, pariwisata, penerbangan langsung, telekomunikasi, teknologi, energi, perawatan kesehatan, budaya, lingkungan, dan pembuatan kedutaan.

Pernyataan bersama Amerika Serikat, Israel dan Uni Emirat Arab tersebut juga menyatakan bahwa Israel dan Uni Emirat Arab akan bergabung dengan Amerika Serikat dalam meluncurkan Program Strategis Timur Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *