Tahun Depan Gaji PNS Masih Skema Lama, Dilihat Pangkat dan Jabatan

Tahun Depan Gaji PNS Masih Skema Lama, Dilihat Pangkat dan Jabatan

Pemerintah akan merombak gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). Nantinya gaji PNS hanya dilihat dari beban kerja dan tidak dari golongan atau pangkat lagi.

Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan, meskipun akan di rombak, namun tidak akan diimplementasikan dalam waktu dekat. Sebab untuk tahun depan gaji yang diterima PNS masih memakai skema yang lama.

“Kayaknya belum (belum bisa diimplementasikan tahun depan skema gaji PNS yang baru),” ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (7/12/2020).

Meskipun nantinya dirombak, Paryono memastikan jika gaji PNS tidak akan mengalami penurunan. Karena nantinya dalam gaji tersebut akan dimasukan tunjangan lainnya.

Sebagai gambaran, sebelumnya PNS banyak mendapatkan tunjangan-tunjangan. Pertama adalah tunjangan kinerja alias Tukin, meskipun besarannya beda-beda tergantung kelas jabatan maupun instansi tempatnya bekerja, baik instansi pusat maupun daerah.

Baca juga: Beberapa Fakta Tentang Perubahan Skema Gaji Pegawai Negeri Sipil

Kemudian yang kedua adalah tunjangan suami atau istri, lalu yang ketiga adalah tunjangan anak. Selanjutnya ada tunjangan makan dan jabatan. Lalu selain itu ada juga tunjangan perjalanan dinas.

Semua tunjangan tersebut kemungkinan akan dimasukan ke dalam komponen gaji. Sementara untuk tunjangan nanti hanya akan dua jenis saja yakni tunjangan kinerja dan tunjangan kemahalan.

Rumusan Tunjangan Kinerja didasarkan pada capaian kinerja masing-masing PNS. Sedangkan rumusan Tunjangan Kemahalan didasarkan pada Indeks Harga yang berlaku di daerah masing-masing

“Tidak turun karena tunjangan tersebut nanti masuk dalam komponen gaji kecuali tunjangan kinerja dan tunjangan kemahalan,” jelasnya.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang besaran gaji pokok PNS berjenjang sesuai golongan dan lama masa kerja yang dikenal dengan masa kerja golongan (MKG), upah pokok yang didapatka PNS paling kecil adalah Rp1.560.800 dan paling besar adalah Rp5.901.200.

Berikut rincian Lengkap gaji Pegawai Negeri Sipil:

Golongan I (lulusan SD dan SMP)

– Golongan Ia: Rp1.560.800 – Rp2.335.800

– Golongan Ib: Rp1.704.500 – Rp2.472.900

– Golongan Ic: Rp1.776.600 – Rp2.577.500

– Golongan Id: Rp1.851.800 – Rp2.686.500

Golongan II (lulusan SMA dan D-III)

– Golongan IIa: Rp2.022.200 – Rp3.373.600

– Golongan IIb: Rp2.208.400 – Rp3.516.300

– Golongan IIc: Rp2.301.800 – Rp3.665.000

– Golongan IId: Rp2.399.200 – Rp3.820.000

Golongan III (lulusan S1 hingga S3)

– Golongan IIIa: Rp2.579.400 – Rp4.236.400

– Golongan IIIb: Rp2.688.500 – Rp4.415.600

– Golongan IIIc: Rp2.802.300 – Rp4.602.400

– Golongan IIId: Rp2.920.800 – Rp4.797.000

Golongan IV

– Golongan IVa: Rp3.044.300 – Rp5.000.000

– Golongan IVb: Rp3.173.100 – Rp5.211.500

– Golongan IVc: Rp3.307.300 – Rp5.431.900

– Golongan IVd: Rp3.447.200 – Rp5.661.700

– Golongan IVe: Rp3.593.100 – Rp5.901.200

Sumber: Okezone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *