Jadi Tersangka Korupsi Bansos , Kekayaan Mensos Capai Rp47 Miliar

Jadi Tersangka Korupsi Bansos , Kekayaan Mensos Capai Rp47 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara sebagai tersangka penerima suap. Ia diduga menerima suap terkait pemberian bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek.

Juliari diduga mendapat “jatah” Rp 17 miliar dari pengadaan paket kesejahteraan Covid-19. Dia mendapat alokasi Rp 8,2 miliar dari pemberian bantuan sosial (bansos) periode pertama paket sembako. Juliari kemudian diduga mendapat alokasi lagi sebesar Rp 8,8 miliar untuk pengadaan paket kesejahteraan sosial Covid-19.

Sebelum politisi PDI Perjuangan itu curiga, dia terakhir kali melaporkan asetnya ke KPK periode 2019 tahun ini. Terakhir kali dia lapor, kekayaan bersih Juliari Batubara mencapai Rp 47 miliar. Miliar rupiah tersebut terungkap dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Juliari Batubara yang diverifikasi di e-LHKPN.go.id.

Menurut laporannya, Juliari memiliki aset paling berharga yaitu tanah dan bangunan. Mantan anggota DPR RI ini memiliki tanah dan bangunan di Badung (Bali), Simalungun (Sumatera Utara), Bogor (Jawa Barat) dan Jakarta. Total 11 properti dan bangunan miliknya bernilai Rp. 48,1 miliar.

Juliari juga memiliki kendaraan berupa Land Rover Jeep dari tahun 2008 senilai Rp 618 juta. Ia juga dikabarkan memiliki aset bergerak lainnya senilai Rp1,1 miliar. Sedangkan surat berharga senilai Rp 4,65 miliar. Sedangkan emas dan setara kas mencapai Rp 10,2 miliar.

Total aset Juliari mencapai Rp 64,7 miliar. Namun, Juliari juga punya utang Rp 17,5 miliar. Dengan demikian total neraca Juliari Batubara mencapai Rp 47,18 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *