Profil Singkat Menteri Sosial Yang Jadi Tersangka Korupsi Bansos

Profil Singkat Menteri Sosial Yang Jadi Tersangka Korupsi Bansos

Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK telah menetapkan Menteri Sosial, Juliari Batubara sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap bansos COVID-19 dengan nilai sekitar Rp17 miliar.

Berikut profil perjalanannya dari politikus hingga menjadi menteri dikutip dari berbagai sumber.

Juliari Peter Batubara lahir di Jakarta pada 22 Juli 1972. Pria yang sering disapa Ari ini merupakan anak sulung politikus senior PDI Perjuangan, almarhum AP Batubara.

Karier politik Juliari mengikuti jejak sang ayah, melalui PDIP, ia pernah tercatat menjabat sebagai wakil bendahara umum PDIP.

Dari PDIP, ia terpilih menjadi anggota DPR RI dua periode mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah I. Saat menjadi wakil rakyat di Senayan, ia ditugaskan di Komisi VI yang menangani Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM dan BUMN, serta Standardisasi Nasional.

Hingga akhirnya pada 22 November 2019, ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai menteri Sosial.

Di luar politik, Juliari merupakan seorang pengusaha. Ia tercatat sebagai direktur utama PT Wiraswasta Gemilang, PT Bwana Energy, dan PT Tridaya.

Ia juga pernah menduduki kursi ketua harian di Asosiasi Produsen Pelumas Indonesia (Aspelindo) periode 2007-2014. Dan pernah menduduki wakil ketua Komite Tetap Akses Informasi Peluang Bisnis-Bidang UMKM Kadin Indonesia.

Riwayat pendidikannya, Juliari Batubara pernah menempuh pendidikan di Riverside City College dan Chapman University di Amerika Serikat, setelah lulus dari SMA pada 1991.

– 1985 – 1988, SMP St. Fransiscus Asisi – Tebet, Jakarta Selatan
– 1988 – 1991, SMA Negeri 8 Jakarta – Tebet, Jakarta Selatan
– 1991 – 1995, Riverside City College, Riverside, California, USA
– 1995 – 1997, Chapman University, Orange, California, USA
– (MBA in Business Administration with minor in Finance)
– 2005 – 2006, Program Studi Ilmu Manajemen Pasca Sarjana Universitas Indonesia dan Harvard University Business School
– Kuliah Jarak Jauh “Microeconomics of Competitiveness”.

Sumber: VIVA.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *