Amerika Tuding Israel Dalang Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

Amerika Tuding Israel Dalang Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

Seorang pejabat senior pemerintah Amerika Serikat mengatakan jika Israel adalah dalang di balik pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh. Namun, pejabat senior itu tidak menunjukkan apakah pemerintahan Donald Trump mengetahui serangan tersebut.

Mengutip CNN, pejabat itu mengatakan Israel sebelumnya telah mengungkapkan target dan rencananya untuk operasi rahasia kepada AS sebagai sekutu. Mengenai serangan terhadap Mohsen, bagaimanapun, pejabat senior ini mengatakan Tel Aviv telah gagal memberi tahu Washington sebelumnya.

The New York Times pertama kali melaporkan bahwa seorang pejabat AS mengatakan pada akhir pekan bahwa Israel adalah dalang di balik langkah tersebut.
Pernyataan pejabat senior AS ini sejalan dengan pernyataan dari para pakar intelijen dan keamanan yang mengungkap kemungkinan keterlibatan Israel dalam kematian Mohsen.

Beberapa ahli mengklaim skeptis bahwa ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh, yang terbunuh pada hari Jumat (27 November), dibunuh oleh operasi jarak jauh Israel.
Selama ini tanpa bukti kuat, warga Iran kerap mengklaim bahwa Israel melancarkan serangan yang menewaskan Mohsen. Di sisi lain, Israel tidak membantah atau membenarkan tuduhan tersebut.

Namun, Israel mendesak para diplomat di seluruh dunia untuk waspada setelah Iran menuduh mereka. Harian Israel Maarivv melaporkan bahwa Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri, Alon Ushpiz, telah mengirimkan telegram ke semua diplomat Israel di seluruh dunia pada hari Senin, 30 November.

Seperti dikutip dari Anadolu Agency, dia meminta para diplomat untuk meningkatkan kesiapan dan kesadaran setinggi-tingginya terhadap aktivitas tak wajar.
Kementerian memerintahkan para diplomat untuk mengikuti prosedur keamanan yang ketat untuk melindungi diri dari serangan teroris terhadap misi diplomatik Israel.

Mohsen dibunuh pada hari Jumat (27 November) di pinggiran ibukota Teheran. Iran mengatakan ilmuwan itu tewas ketika dia ditembak dengan senapan mesin yang dikendalikan dari jarak jauh dari sebuah mobil.

Fakhrizadeh dilaporkan ditembak setidaknya tiga kali, dan pengawalnya juga ditembak. Kemudian mobil yang dimilikinya meledak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *