Henry Yoso Minta Tindak Pendukung Habib Rizieq Yang Halangi Polisi

Henry Yoso Minta Tindak Pendukung Habib Rizieq Yang Halangi Polisi

Anggota DPR Henry Yosodiningrat menanggapi ancaman pendukung Habib Rizieq Shihab terhadap aparat penegak hukum. Sebelumnya, pendukung Laskar Front Pembela Islam (FPI) melarang polisi mendatangi rumah Habib Rizieq untuk mengajukan surat panggilan pemeriksaan.

“Kalau pendukung menghalang-halangi, itu berarti mengacak-acak sistem hukum yang berlaku dan penegak hukum. Negara tidak boleh kalah dengan ancaman sekelompok orang yang radikal-radikal seperti itu, yang memaksakan kehendak,” kata Henry di Jakarta, Kamis, 3 Desember 2020.

Henry menekankan bahwa tidak boleh ada orang atau kelompok di negara hukum yang mengganggu proses penegakan hukum. Polisi bekerja sama dengan TNI harus mampu mencegat aksi massa yang dapat menebar ancaman dan mengganggu ketertiban umum. Jika tidak, ini akan jadi preseden buruk penegakan hukum.

“Siapapun yang mencegah aparat penegak hukum untuk mematuhi kewajiban hukum dapat dihukum,” kata Henry.

Henry mendukung polisi mengusut lebih lanjut kasus Habib Rizieq Shihab. Para pendukung Habib Rizieq juga harus tahu bahwa polisi menjalankan tugasnya sesuai hukum. Makanya dia meminta pendukung Rizieq tidak ikut campur dalam penegakan hukum.

“Negara kita adalah negara hukum, tidak ada pengecualian. Rizieq tidak kebal hukum, yaitu hak negara dan hak penegak hukum untuk bersumpah dan menyelidikinya,” kata Henry.

Sebelumnya, pada Selasa 1 Desember 2020, pendukung Rizieq Shihab mengancam akan menggerudukk Polda Metro Jaya jika Rizieq diperiksa terkait kerumunan saat pandemi COVID-19. Pendukung Rizieq juga menghalangi polisi memasuki kawasan permukiman Rizieq di Petamburan.

Tak hanya itu, massa pendukung Rizieq menggeruduk rumah orang tua Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, di Madura. Tindakan tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan konflik sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *