Menteri Basuki Subsidi Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Menteri Basuki Subsidi Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tetap berkomitmen untuk memperbaiki rumah layak huni, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), melalui bantuan pembiayaan perumahan, termasuk Fasilitas Likuiditas KPR untuk Pembiayaan Perumahan (FLPP). Pada tahun fiskal 2020, pemerintah memberikan dana FLPP sebesar RP. 11 triliun.

“Pemerintah berkomitmen untuk menyediakan perumahan yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kami berharap dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman, ”kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Jumat (20 November 2020) di Jakarta.

Hingga 18 November 2020, dana FLPP sebesar Rp 10,522 triliun telah dicairkan untuk 102.665 unit rumah, atau di atas target rate 102.500 unit rumah. Bantuan FLPP pada akhir tahun 2020 diperkirakan mencapai 107.600 unit hunian.

Pada tahun buku 2020, FLPP didistribusikan oleh 42 bank pelaksana, dengan masing-masing bank memiliki kuota anggaran dan jumlah unit yang harus mereka realisasikan pada tahun kontrak.
Dikatakan Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin dari kuota yang ditetapkan, semua bank pelaksana sudah memenuhi kewajibannya.

Baca juga: Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 3,75 Persen

“Kami memberikan apresiasi kepada bank pelaksana yang sudah bekerja optimal dalam menyalurkan dana FLPP. Sisa anggaran yang masih ada akan segera direalisasikan lagi sehingga penyaluran tahun 2020 berada di atas target yang ditetapkan. Kami akan mendistribusikan kepada 11 bank pelaksana,” kata Arief.

Untuk mengajukan subsidi FLPP, masyarakat dapat mengunduh aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan ) melalui PlayStore. Menggunakan SiKasep menghubungkan publik secara online dengan pemerintah, bank pelaksana dan pengembang menggunakan sistem host-to-host.

Untuk proses verifikasi pengguna, SiKasep terkoneksi langsung dengan Kementerian Dalam Negeri yang juga terkoneksi dengan data FLPP yang dikelola oleh PPDPP BLU sehingga subsidi tepat.

Saat ini, berdasarkan Dashboard Pengendalian Manajemen PPDPP, 255.635 calon debitur sudah mengakses aplikasi SiKasep, 107.616 calon debitur sudah lolos review grant, 7.378 calon debitur sedang dalam proses review, 142 calon debitur sedang dalam proses pengajuan dana FLPP ke PPDPP dan 102.665 debitur telah menerima dana FLPP.

Ketentuan untuk mendapat subsidi FLPP meliputi kepemilikan rumah tapak atau rumah susun, suku bunga 5% pa, masa subsidi 20 tahun, subsidi bantuan uang muka (SBUM) Rp 4 juta, uang muka 1%, harga jual sesuai Kepmen PUPR dan bebas PPN sesuai PMK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *