Segera Hubungi BPJS Ketenagakerjaan Jika Belum Terima Subsidi Gaji

Segera Hubungi BPJS Ketenagakerjaan Jika Belum Terima Subsidi Gaji

Pembayaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam bentuk subsidi upah gelombang kedua sudah diberikan kepada 8.042.847 pekerja. Pemerintah mengimbau kepada pekerja yang belum menerima BLT tetapi termasuk dalam kriteria seperti gaji di bawah Rp5 juta untuk segera menghubungi BPJS Ketenagakerjaan.

Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pekerja yang merasa berhak atas upah bersubsidi namun masih ada kendala harus segera berkomunikasi dengan manajemen dan BPJS Ketenagakerjaan agar datanya dapat ditingkatkan.

“Karena sumber datanya berasal dari BPJS Ketenagakerjaan, maka penagihan data ini juga harus dikoordinasikan dengan mereka. Kemudian BPJS Ketenagakerjaan akan menyampaikan koreksi ke Kementerian Ketenagakerjaan,” kata Ida, Jakarta, Senin (16 November 2020).

Dukungan pemerintah berupa gaji bersubsidi merupakan salah satu program Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Bantuan ini diberikan kepada pekerja yang memenuhi persyaratan yaitu Warga Negara Indonesia. Penerima upah; terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan per 30 Juni 2020; Upah dibawah Rp 5 juta; dan memiliki akun aktif.

Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan kembali menyalurkan bantuan pemerintah berupa subsidi gaji atau upah termin kedua untuk para pekerja dalam tahap (batch) III. Pada batch III ini, Kemnaker menyalurkan subsidi gaji kepada 3.149.031 pekerja dengan anggaran mencapai Rp3,77 triliun.

“Hari ini, termin kedua subsidi gaji untuk tahap III kembali disalurkan. Sesuai dengan komitmen yang telah kami sampaikan sebelumnya, proses penyaluran subsidi gaji kami percepat karena datanya mengacu pada para penerima di termin I yang lalu yang sudah clear and clean,” ujar Ida

Sebelumnya, Kementerian Tenaga Kerja mendistribusikan gaji / subsidi upah kepada 2.180.382 pekerja / pekerja di level I dan 2.713.434 pekerja / pekerja di level II. Total anggaran untuk tiga fase pada periode kedua mencapai Rp 9,65 triliun.

Dari realisasi sementara penyaluran tunjangan gaji / upah pada periode kedua, terlihat Level I dibagikan kepada 844.083 pekerja / pekerja atau 38,71 persen. Level II kini telah didistribusikan ke 685.427 pekerja atau 25,26 persen. Total anggaran yang dicairkan sementara dari Tahap I dan II sebesar Rp 1,8 triliun.

Laporan Awal Distributing Bank, 15 November, menunjukkan total distribusi untuk periode kedua Level 1 dan Level 2 telah mencapai 1,5 juta orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *