Tips Dan Trik Mengemudi Mobil Matik Supaya Irit Bahan Bakar

Mobil dengan transmisi otomatis atau matic diyakini lebih boros bahan bakar dibandingkan mobil dengan transmisi manual. Terlepas dari benar atau tidaknya asumsi tersebut, harus diketahui bahwa konsumsi bahan bakar kendaraan bermotor sangat bergantung pada perilaku berkendara.
Seperti dilansir dari situs Suzuki, terdapat teknik mengemudi mobil matic yang bisa membuat irit bahan bakar lebih irit. Berikut tekniknya.

1. Pastikan kecepatan tetap konstan
Tubuh yang terus bergerak membutuhkan lebih banyak energi. Begitu pula di dalam mobil, jika Anda sering berakselerasi, mesin akan bekerja lebih keras dan bahan bakar yang digunakan akan lebih tinggi.

BACA JUGA  Suzuki Indonesia Akan Luncurkan Mobil Edisi Terbatas Bulan Depan

Cobalah untuk tidak terlalu sering menginjak rem saat Anda tidak perlu melakukannya. Jaga kecepatan kendaraan agar tetap konstan agar mesin juga lebih stabil.

2. Angkat kaki Anda dari pedal rem
Jangan terlalu sering menginjak pedal rem. Kita bisa istirahat sejenak dari pedal rem, karena terlalu sering menginjak pedal rem juga boros bahan bakar.

3. Pastikan tekanan ban cukup
Ban bersentuhan langsung dengan jalan raya. Setiap ban memiliki bagiannya sendiri-sendiri dan memengaruhi efisiensi bahan bakar. Ban yang diberi tekanan di bawah standar yang ditetapkan dapat menyebabkan mesin mobil bekerja lebih keras, dengan risiko lebih banyak bahan bakar tersedot.

BACA JUGA  Tanyakan 5 Hal Berikut Ini Pada Mekanik Saat Anda Servis Mobil

4. jaga emosi Anda saat mengemudi
Jika Anda mengemudi dengan agresif, Jika misalnya Anda berakselerasi sangat cepat lalu tiba-tiba mengerem, konsumsi bahan bakar otomatis bisa jadi lebih boros. Pertahankan emosi Anda saat mengemudi dan berakselerasi secukupnya. Anda tidak harus ngebut, apalagi ugal ugalan.

5. Gunakan jenis bahan bakar sesuai anjuran produsen
Menggunakan bahan bakar seperti yang direkomendasikan oleh pabrikan penting untuk pembakaran penuh dan kerja mesin agar tetap dalam kondisi terbaiknya. Mesin dengan rasio kompresi tinggi harus menggunakan bahan bakar oktan tinggi. Sedangkan mesin dengan rasio kompresi rendah juga harus menggunakan bahan bakar oktan rendah.

BACA JUGA  Toyota Fortuner Terbaru Akan Meluncur Bulan Oktober Di Indonesia

Leave a Comment