Pemerintah Secara Resmi Telah Luncurkan Website UU Cipta Kerja

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengumumkan peluncuran situs atau portal resmi UU Cipta Kerja di URL https://uu-ciptakerja.go.id. Portal ini dapat diakses oleh semua masyarakat Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan portal tersebut merupakan wadah bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan saran tentang bagaimana mempersiapkan dan merumuskan peraturan pelaksana UU Cipta Kerja.

“Untuk memenuhi seluruh aspirasi masyarakat dan memenuhi tujuan lahirnya UU Cipta Kerja,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin 9 November 2020.
Menurut dia, portal itu penting karena pemerintah menyelesaikan semua rancangan aturan pelaksana berupa rancangan peraturan pemerintah (RPP) dan rancangan peraturan presiden (RPerpres).

BACA JUGA  Polisi Proses Pidana 240 Orang Terkait Aksi Demo Omnibus Law

Berdasarkan hasil inventarisasi bersama seluruh kementerian / lembaga (K / L), terdapat 44 ketentuan pelaksana undang-undang tentang UU cipta kerja, yang terdiri dari 40 RPP dan 4 RPerpres. 19 K / L saat ini sedang menyelesaikan persiapan 44 ketentuan pelaksana tersebut.

Selain itu, Airlangga menegaskan bahwa setelah ditandatanganinya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang UU Cipta Kerja oleh Presiden, sesuai dengan ketentuan dalam ketentuan akhir Pasal 185, ketentuan pelaksanaan undang-undang ini harus ditetapkan paling lambat tiga bulan.

BACA JUGA  UU Cipta Kerja, Pengusaha Tak Bayar Pesangon Bisa Diancam Pidana

“Dengan menyediakan portal resmi UU Cipta Kerja, pemerintah secara resmi mengundang seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait untuk menyampaikan aspirasinya terhadap implementasi UU Cipta Kerja,” ujarnya.

Saat ini ada 9 draf RPP yang sepenuhnya tersedia untuk diunduh publik melalui portal resmi UU cipta Kerja. Selain itu, melalui portal ini, K / L juga mengkoordinasikan sosialisasi, publikasi dan konsultasi publik mengenai isi dan materi draf 40 RPP dan 4 RPerpres.

Leave a Comment