Jerinx Ajukan Pembelaan Atas Tuntutan Hukuman 3 Tahun Penjara

Salah satu jaksa, Otong Hendra Rahayu, menggugat I Gede Ari Astina alias Jerinx SID dengan hukuman penjara 3 tahun. Jerinx didakwa dengan tuduhan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Jerinx juga harus membayar Rp. 10 juta dengan subsider 3 bulan penjara dan pengurangan hukuman. Setelah jaksa membacakan tuntutan, Jerinx mengaku paham dengan apa yang dibicarakan.
“Saya mengerti maksudnya yang mulia,” ujar Jerinx di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Selasa, 3 November 2020.

BACA JUGA  Ustadz Maaher At-Thuwailibi Ditahan Terkait Kasus Ujaran Kebencian

Jerinx membuat keputusan untuk mengajukan pledoi atau hak untuk membela tuntutan jaksa kepada terdakwa atau pengacaranya.
“Setelah berdiskusi, saya bersama tim hukum dan akan melakukan pledoi,” kata Jerinx.

Karena itu, hakim PN Denpasar akan melanjutkan proses dengan agenda sidang pembelaan Jerinx pada Selasa 10 November 2020.
“Jadwal pasti akan disepakati pada Selasa, 10 November. Ya. Penahanan akan berakhir pada 1 Desember, rencana keputusan pada 19 November. Kami masih merencanakannya untuk 12 November pukul 10 pagi WITA”, kata majelis hakim.

BACA JUGA  Jung So Min & Kim Ji Suk Akan Berakting Dalam Drama Romantis JTBC

Sebelumnya Jaksa Hendra menilai terdakwa terbukti dan sah meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak yang menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian atau permusuhan secara berlanjut

Hal itu, kata Jaksa Hendra, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45a Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

BACA JUGA  Justice League versi Zack Snyder Tayang Perdana 18 Maret 2021

Leave a Comment