Warga Amerika Tentukan Pilihan Hari Ini, Donald Trump atau Joe Biden

Pemilihan presiden AS 2020 akan berlangsung hari ini, Selasa (3/11) pukul 6.00 waktu setempat. Orang Amerika akan memutuskan siapa yang akan menjadi pemimpin berikutnya, apakah memerintah Donald Trump atau penantang Joe Biden.
Pemenang pemilihan presiden ditentukan melalui sistem yang disebut dengan electoral college.

Pemenang pemilihan presiden AS tidak akan ditentukan oleh kandidat yang memperoleh suara terbanyak. Sebaliknya, lembaga pemilihan di setiap negara bagian menentukan hasil dalam sistem pemenang yang kontroversial, (winner-takes-all system)”.

BACA JUGA  1 Tewas dan Puluhan Terluka Karena Badai Tropis Landa Vietnam

Implementasinya dilakukan setelah referendum. Jumlah pemilih di lembaga pemilihan bergantung pada ukuran negara bagian dan populasinya. Negara bagian California adalah yang terbesar dengan 55 pemilih electoral.

Sistem pemilihan seperti ini diperkenalkan melalui sejumlah istilah. Keberadaan sistem ini juga disesuaikan dengan bentuk negara federal.
Lembaga pemilihan terdiri dari 538 pemilih yang dipilih dalam pemilihan parlemen sebelumnya. Kandidat presiden yang saat ini memperoleh mayoritas 270 suara memenangkan pemilihan presiden.

Ini bisa jadi signifikan, meski beberapa jajak pendapat menunjukkan bahwa karena sistem pemilihan, Biden memenangkan pemilihan untuk periode itu, semuanya bisa jadi tidak berarti.
Salah satu contohnya terjadi pada tahun 2000. Bush kalah dalam pemilihan dari Al Gore, yang memperoleh 51 persen suara. Tapi Bush menang 271-266 di Electoral College.

BACA JUGA  Dampak Usaha Trump Damaikan Negara Arab-Israel Terhadap Pilpres AS

Sejarah berulang dengan sendirinya ketika masa jabatan pertama Trump mencalonkan diri. Ini kehilangan suara populer untuk Hillary Clinton dengan hampir tiga juta suara pada tahun 2016. Meski begitu, ia memenangkan pemilihan presiden dan menjadi Presiden Amerika Serikat setelah meraih 304 suara.

90 juta orang Amerika memilih

Selain Electoral College, AS memiliki mekanisme pemungutan suara awal. Dalam hal ini, warga AS dapat memberikan suara sebelum pemilihan resmi.

Hingga saat ini, lebih dari 91,6 juta orang Amerika telah memilih. Menurut jajak pendapat oleh Edison Research and Catalist di seluruh 50 negara bagian dan Washington DC, suara ini mewakili sekitar 43 persen dari pemilih terdaftar di seluruh negeri.

BACA JUGA  Hasil Tes Corona Di Indonesia Tidak Akurat, Taiwan Larang TKI Masuk

Artinya, hasil pemilihan presiden AS 2020 tidak bisa langsung diketahui malam setelah pemungutan suara. Bahkan para ahli memperkirakan bahwa hasilnya bisa diketahui hingga berminggu-minggu
Di 16 negara bagian, lebih dari setengah pemilih terdaftar telah memberikan suara mereka pada 3 November.

Secara nasional, lebih dari 91,6 juta surat suara mengisi sekitar 67 persen dari lebih dari 136,5 juta surat suara pada pemilihan presiden 2016.
Pada hari Jumat, Texas dan Hawaii menjadi yang teratas dalam pemilihan 2016.

BACA JUGA  Sejumlah Negara Yang Sudah Terpapar Mutasi Corona Inggris

35 negara bagian dan Washington DC juga memberikan setengah suara mereka pada tahun 2016, termasuk 13 dari 16 negara bagian paling kompetitif , yaitu Texas, Georgia, North Carolina, Nevada, Florida, Arizona, Colorado, Wisconsin, Maine, Iowa, AS. Michigan, Minnesota, dan Nebraska.

Sekitar setengah dari suara yang sudah ada dalam pemungutan suara berasal dari 16 negara bagian kunci yang akan memainkan peran dalam menentukan siapa yang akan memenangkan kursi presiden tahun ini.

Leave a Comment