Fakta BLT Subsidi Gaji Guru Honorer dan Ustadz Akan Cair Bulan Ini

Pemerintah terus menyalurkan bantuan langsung tunai(BLT) ke beberapa kota. Langkah ini diambil dalam rangka pemulihan ekonomi dari pandemi virus corona (covid-19).
Insentif pertama diberikan kepada pegawai swasta dengan gaji kurang dari Rp 5 juta. Kemudian pemerintah juga akan memberikan subsidi gaji BLT untuk guru honorer bagi Ustadz.

Ada sejumlah fakta menarik tentang pemberian gaji guru honorer dan bagi Ustadz. Berikut rangkumannya, Senin (2/10/2020).

1. Guru honorer dan ustad menerima BLT

Pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai kepada guru dan ustadz. BLT digunakan untuk menopang perekonomian mereka akibat dampak pandemi Covid-19.

BACA JUGA  Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Menguat Pada Level Rp14.698/USD

2. Anggaran Rp 2,3 triliun

Pemerintah telah mengalokasikan Rp 2,3 triliun dalam Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk disediakan bagi mereka.

Sebagai bagian dari rencana pemulihan ekonomi nasional, Rs. 2,3 triliun akan dialokasikan untuk mendukung operasional pendidikan bagi pesantren dan madrasah, serta LPA untuk membantu lebih dari 21.173 pesantren dan 62.153 lembaga madrasah dan 112.008 lembaga pendidikan Al-Quran.

3. Pemerintah akan membangun ekonomi berbasis syariah

Pemerintah juga akan membangun ekonomi berbasis syariah melalui pengembangan instrumen keuangan negara berbasis syariah.
Sejak tahun 2008 kita telah mengembangkan sekuritas syariah negara, sekarang angkanya sudah mencapai Rp1.500 triliun, Kementerian Keuangan juga telah menerbitkan proyek sukuk, lebih dari 3.000 proyek infrastruktur dengan sukuk berbasis proyek senilai hingga Rp 118 triliun.

BACA JUGA  Cara Cairkan Rekening Tabungan Nasabah Yang Sudah Meninggal

4. Ada 864.840 guru non-PNS yang telah diverifikasi oleh BPJS Kesehatan

Kementerian Agama (Kemenag) telah mengajukan proposal subsidi gaji untuk guru dan tenaga kependidikan (GTK) non-PNS tahun anggaran 2020.
Kementerian Agama mengusulkan sebanyak 864.840 guru non-PNS untuk ditinjau oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

5. Guru Madrasah juga menerima BLT subsidi gaji

Usulan Kementerian Agama terdiri dari: 617.467 guru RA / Madrasah, 124.524 guru Pendidikan Agama Islam, 25.292 guru dari Perguruan Tinggi Agama Islam (PTKI), 2.262 ustadz untuk pendidikan diniyah formal dan 580 guru Ma’had Aly. Disarankan pula bahwa 76.358 tenaga kependidikan Madrasah dan 10.730 tenaga kependidikan PTKI memiliki.

BACA JUGA  Siap-Siap Cek Rekening, Subsidi Gaji Gelombang 2 Segera Disalurkan

Saran lainnya adalah 2.545 guru agama Kristen, 2.105 guru agama Katolik, 1.937 guru agama Hindu, 886 guru agama Budha, dan 154 guru agama Konghucu.
Kemudian 617.467 guru RA / Madrasah dan 76.358 tenaga kependidikan Madrasah divalidasi oleh Simpatika. Dari jumlah itu, berdasarkan hasil peninjauan BPJS, 43.895 orang di antaranya sudah mendapat tunjangan gaji dari Dinas Tenaga Kerja. Hingga September 2020, 55.242 orang telah menerima kartu preset berdasarkan data preset.

6. November diharapkan akan cair

BACA JUGA  Meterai 3000 dan 6000 Masih Berlaku hingga 31 Desember 2021

Mudah-mudahan tunjangan gaji guru dan ustad disalurkan di bulan November. Sejumlah kementerian terkait saat ini sedang berkoordinasi.

Leave a Comment