Beberapa Istilah Yg Perlu Diketahui Dalam Proses Pembelian Mobil Baru

Apakah Anda punya rencana untuk membeli mobil baru? Jika Anda baru pertama kali menjadi pemilik mobil, ada beberapa istilah yang perlu Anda ketahui untuk membuat keputusan yang benar, terutama dalam hal pembayaran.
Kondisi yang kami sajikan di bawah ini berkaitan erat dengan sistem pembayaran. Mulai dari sebelum memiliki mobil hingga kebutuhan asuransi yang terkait dengannya.

Dikutip dari situs resmi Chevrolet, berikut istilah-istilah yang perlu Anda ketahui untuk menjadi konsumen yang cerdas:

BACA JUGA  Spesifikasi Honda Forza 750 Yang Akan Diluncurkan Oktober 2020

1. Booking Fee
Biaya pemesanan juga bisa disebut sebagai biaya tanda jadi. Ini merupakan bentuk keseriusan konsumen saat membeli kendaraan. Secara umum, booking fee berlaku untuk pembelian kendaraan yang masih dalam tahap pre-order. Nilai nominalnya bervariasi tergantung jenis kendaraannya, tapi berkisar Rp 5-10 juta. Pembayaran biaya pemesanan harus dilakukan langsung secara tunai atau melalui transfer bank ke showroom.

2. Surat Pemesanan Kendaraan (SPK)
Tingkatan berikutnya setelah biaya pemesanan adalah SPK. Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) merupakan salah satu dokumen yang diberikan kepada pelanggan sebagai tanda dimulainya pembayaran tagihan yang digunakan. Biasanya SPK berisi data dan informasi pribadi nasabah tentang kendaraan yang disesuaikan dengan BPKP dan STNK.

BACA JUGA  Penjualan Mobil Naik Dimasa Pandemi Covid-19, Cek Merek Terlaris

Jumlah penjualan mobil di Indonesia turun drastis akibat pandemi COVID-19. Era normal baru diharapkan dapat menghidupkan kembali penjualan mobil di Indonesia. Jika ingin membeli mobil baru, pahami dulu beberapa istilah tersebut .

3. Down Payment (DP)
Jika unit kendaraan sudah siap dan tersedia setelah membayar biaya pemesanan, maka pelanggan akan diminta untuk membayar uang muka (DP) atau uang jaminan. DP adalah salah satu proses pembayaran pertama yang disetujui oleh penjualan dan pelanggan. Selain biaya pemesanan yang relatif murah, DP biasanya memiliki jumlah yang lebih besar dengan perhitungan sekitar 25% hingga 30% dari harga jual kendaraan yang dipilih. Biasanya otoritas perlindungan data merupakan tahap pertama ketika konsumen membeli kendaraan melalui lembaga keuangan (leasing).

BACA JUGA  Limited Edition Vespa Primavera Red Dibanderol Rp53 Juta OTR

4. Total Down Payment (TDP)
Total Uang Muka (TDP) adalah jumlah Uang Muka (DP) yang ditambahkan ke Biaya Layanan Pinjaman, asuransi kendaraan, dan angsuran pertama. Nilai nominal TDP ditentukan oleh kesepakatan antara penyedia kredit kendaraan (leasing) atau bank dengan nasabah.

5. Leasing
Leasing adalah lembaga pembiayaan kendaraan resmi yang terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Bagi konsumen yang ingin membeli kendaraan secara kredit, lembaga keuangan akan membantu Anda dalam proses pinjaman mobil. Pastikan Anda memilih perjanjian sewa yang tepercaya.

BACA JUGA  Motor Terbaru Honda H'ness CB 350 Dengan Gaya Klasik

6. Harga on the Road & off the Road
Biasanya, Anda ditawarkan dua jenis harga mobil: On The Road dan Off The Road. Harga On The Road biasanya ditawarkan sebagai biaya paket yang mencakup pengelolaan STNK dan BPKB. Sedangkan Off The Road adalah harga pembelian yang tidak termasuk dalam penyusunan dokumen tersebut.

7. Asuransi All Risk
Biaya asuransi ini, juga dikenal sebagai komprehensif, memberikan kompensasi jika mobil rusak oleh pengguna kendaraan yang tidak disengaja. Misalnya akibat kecelakaan di mana badannya tergores. Kerugian yang disebabkan oleh kegiatan kriminal yang merugikan truk derek juga sangat besar.

BACA JUGA  Bahaya Simpan Handphone Hingga Parfum Didalam Bagasi Motor

8. Asuransi Total Loss Only (TLO)
Berbeda dengan asuransi TLO (Total Loss Only) yang komprehensif, asuransi hanya diambil jika kendaraan mengalami kerusakan parah lebih dari 75% dari kondisi aslinya. Jadi jangan bingung mengambil dana asuransi TLO dengan Comprehensive jika mobil Anda rusak.

Leave a Comment