Bareksrim Polri Tetapkan Gus Nur Sebagai Tersangka Ujaran Kebencian

Suri Nur Rahardja alias Gus Nur ditangkap Bareskrim Polri. Gus Nur ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana ujaran kebencian.
“Sudah menjadi tersangka saat ditangkap,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Mabes Polri Brigjen Slamet Uliandi , Sabtu (24/10/2020).

Saat ini, Slamet menyebut Gus Nur sudah dibawa ke bagian Reserse Kriminal. Gus Nur Dan tim Direktorat Cybercrime sedang dalam perjalanan ke Jakarta.

“Dalam perjalanan ke Bareskrim,” kata Slamet tadi.

Gus Nur diketahui ditangkap di sebuah rumah yang beralamat di Pakis, Malang, Jawa Timur. Gus Nur ditangkap pagi ini.

BACA JUGA  Smartphone Canggih Harga Murah Samsung Galaxy A42 5G

Gus Nur ditangkap karena menyebarkan informasi yang menimbulkan perasaan benci atau permusuhan. Pernyataan Gus Nur itu dimuat pada 16 Oktober 2020 di akun Youtube kanal MUNJIAT.

“Tindak pidana penyebaran informasi menimbulkan rasa benci atau permusuhan, menyebarkan informasi hingga menimbulkan rasa benci atau permusuhan, berdasarkan SARA dan penghinaan,” kata Slamet.

Suri Nur Rahardja Alias Gus Nur dilaporkan oleh Ketua Pengurus Nahdatul Ulama (NU) cabang Cirebon Azis Hakim ke Bareskrim Polri kemarin. Laporan itu bernomor LP/B/0596/X/2020/BARESKRIM tanggal 21 Oktober 2020. Azis selaku pelapor mengatakan pihaknya melaporkan dengan dugaan tindak pidana penghinaan dan ujaran kebencian melalui media elektronik.

BACA JUGA  Tiga Fitur WhatsApp Ini Ternyata Kurang Aman Bagi Penggunanya

Azis mengatakan, Gus Nur bukan satu-satunya saat menyampaikan ujaran kebencian terhadap NU.

“Gus Nur ini sudah berkali-kali melakukan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama. Tidak hanya sekarang, tapi sebelumnya Gus Nur sudah melakukan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama dan sudah sering ,” ujarnya.

Leave a Comment