13 Orang Meninggal di Korsel Usai Disuntik Vaksin Flu

Jumlah warga Korea Selatan (Korsel) yang meninggal setelah mendapat vaksin flu terus bertambah. Setidaknya 13 warga Korea Selatan telah meninggal dalam beberapa hari terakhir setelah menerima suntikan vaksin flu. Menurut laporan resmi dan media lokal, ada kekhawatiran tentang keamanan vaksin tersebut meskipun pihak berwenang sedang memperbaiki tautan tersebut.

Pejabat kesehatan Korea Selatan hari Rabu mengumumkan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk menangguhkan program vaksinasi gratis untuk sekitar 19 juta orang setelah penyelidikan awal terhadap enam kematian tidak menemukan hubungan langsung dengan vaksin flu.

BACA JUGA  NATO Batal Mediasi Perseteruan Antara Turki Dan Yunani

Pejabat Korea Selatan mengatakan tidak ada zat beracun yang ditemukan dalam vaksin tersebut dan setidaknya lima dari enam orang yang diperiksa memiliki penyakit bawaan.
Seperti yang diberitakan kantor berita Reuters, Kamis (22/10/2020), pejabat sebelumnya melaporkan sembilan kematian setelah vaksinasi flu, dan kantor berita Yonhap melaporkan empat kematian lainnya pada Kamis (22/10/2010) ini.

Kematian, termasuk seorang anak laki-laki berusia 17 tahun dan seorang pria berusia tujuh puluhan, terjadi hanya seminggu setelah program vaksinasi flu gratis untuk remaja dan orang tua dimulai kembali.

BACA JUGA  Korsel Denda Rp 1,2 Juta Bagi Warga Tak Pakai Masker Ditempat Umum

Program tersebut dihentikan selama tiga minggu setelah ditemukan bahwa sekitar 5 juta kaleng yang membutuhkan pendinginan terkena suhu ruangan dalam perjalanan ke fasilitas medis.
Vaksin Korea Selatan berasal dari berbagai sumber. Produsen termasuk perusahaan farmasi lokal GC Pharma, SK Bioscience dan Ilyang Pharmaceutical serta perusahaan Prancis Sanofi dan perusahaan Inggris GlaxoSmithKline. Distributor tersebut antara lain LG Chem dan Boryung Biopharma, salah satu unit dari Boryung Pharm.

Menurut pihak berwenang Korea Selatan, 8,3 juta orang telah divaksinasi untuk melawan flu gratis sejak dilanjutkan pada 13 Oktober. Sekitar 350 kasus efek samping telah dilaporkan.
Ada enam kematian terkait vaksinasi flu musiman pada tahun 2005, menurut Kantor Berita Yonhap. Menurut angka resmi, sulit untuk membuat perbandingan dengan tahun-tahun sebelumnya karena lebih banyak orang yang memakai vaksin flu tahun ini.

BACA JUGA  Ceko Tutup Bar Dan Restoran Hingga 3 November Cegah Covid-19

Leave a Comment