Jepang Berikan Bantuan Dana Penanganan Bencana Kepada Indonesia

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia dan bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo. Dalam pertemuan di Istana Kepresidenan di Bogor, Suga menawarkan pinjaman 50 miliar yen (sekitar Rp 6,9 triliun ) kepada Indonesia untuk membantu memerangi COVID-19.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jepang Yoshida Tomoyuki mengatakan pinjaman tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan penanggulangan bencana Indonesia, termasuk mengatasi dampak ekonomi dari pandemi virus corona.

“Dana ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perlindungan sipil di Indonesia seperti tsunami guna mempersiapkan program perlindungan sipil, termasuk pandemi,” ujarnya kepada wartawan dalam jumpa pers online, Rabu (21/10/2020).

BACA JUGA  Puluhan Orang Alami Penyanderaan di Perusahaan Video Game Ubisoft

Tomoyuki mengatakan pinjaman lunak tersebut merupakan tambahan dari pinjaman sebelumnya yang mencapai hampir 32 miliar yen yang diberikan Jepang kepada Indonesia pada Februari tahun ini. “Indonesia merupakan mitra ekonomi penting bagi Jepang,” ujarnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Yoshihide Suga mengatakan pinjaman tersebut memperhitungkan dampak pandemi virus corona terhadap perekonomian Indonesia. Jepang juga akan meningkatkan kerjasama dengan Indonesia dengan menyediakan perbekalan dan peralatan kesehatan.

“Jepang telah menyisihkan 50 miliar yen dalam bentuk kredit bantuan pajak untuk meningkatkan kapasitas perlindungan sipil Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers bersama usai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (20/10/2020).

BACA JUGA  Perdana Menteri Jepang Akan Kunjungi Indonesia 20-21 Oktober

Perdana Menteri Yoshihide Suga menilai Jepang dan Indonesia merupakan negara laut lain di kawasan Indo-Pasifik dan mitra strategis. Karena itu, pertemuannya dengan Jokowi membahas berbagai tindak lanjut dari berbagai kerjasama, termasuk upaya penanggulangan pandemi corona.

Sementara itu, Jokowi menyebut Jepang sudah menjadi mitra Indonesia dalam menanggulangi pandemi corona sejak awal. Misalnya, saat Indonesia mengevakuasi 69 awak kapal Indonesia (ABK) dari Kapal Diamond Princess di Yokohama, Jepang. Presiden juga memberikan pengakuan atas penandatanganan Memorandum of Health Cooperation antara Indonesia dan Jepang pada 19 Oktober 2020. Indonesia mengakui komitmen dan kontribusi Jepang dalam pembentukan Asean COVID-19 Response Fund.

BACA JUGA  Lebih Dari 300 Orang India Dirawat Intensif Karena Penyakit Misterius

Kunjungan ke Indonesia ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Perdana Menteri Suga yang pertama setelah dilantik sebagai Perdana Menteri pada September lalu. Hal tersebut menunjukkan pentingnya Indonesia dan kawasan Asia Tenggara dan juga mencerminkan komitmen bersama untuk lebih memperkuat kemitraan strategis antara Jepang dan Indonesia ” , dia berkata. Dikutip dari akun YouTube Sekretariat Presiden.

Yoshihide Suga mengunjungi Indonesia bersama Ibu Negara Mariko Suga. Kunjungannya ke Indonesia akan menjadi bagian dari rangkaian kunjungan pertamanya setelah dilantik sebagai Perdana Menteri pada 16 September 2020.

BACA JUGA  Vladimir Putin Jadi Nominator Penghargaan Nobel Perdamaian

Leave a Comment