Bareskrim Polri Segera Panggil Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan memanggil Ahmad Yani, Ketua komite eksekutif Koalisi Aliansi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Namun, jadwal pasti pemeriksaan Yani belum diketahui.
“Rencananya akan dipanggil, kita tunggu pelaksanaannya,” kata Kepala Biro Penerangan Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Rabu (21/10).

Namun, Awi tak menyinggung soal pemeriksaan mantan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu. Dia hanya memastikan Yani belum diperiksa.

Bareskrim membuka penyelidikan terhadap Ahmad Yani yang mengembangkan kasus demonstrasi menentang Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang berujung rusuh dan menyeret sejumlah petinggi KAMI.

BACA JUGA  Penjelasan Satgas Tentang Perbedaan Data Kematian Pasien Covid-19

Polisi berencana menangkap Yani pada Senin (19/10). Yani mengungkapkan, anggota departemen investigasi kriminal saat itu menyerahkan surat perintah penangkapan. Namun, dia menolak surat perintah penangkapan.

Mantan politikus PPP itu kemudian mempertanyakan dasar polisi yang ingin menangkapnya. Yani yang juga seorang pengacara mengatakan, petugas yang datang saat itu tidak bisa menjawab.

“Kasus apa dan pasal-pasal mana yang dituduhkan?” tanya Yani kepada aparat kepolisian saat itu.
Menurut Yani, ketua tim Bareskrim mengatakan bahwa rencana penangkapan dirinya terkait dengan pengembangan perkara petinggi KAMI Anton Permana, yang telah menyandang status tersangka.

BACA JUGA  Harus Tahu, Berikut Pengecualian Larangan Mudik Lebaran 2021

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, kedatangan tim Bareskrim tidak untuk menahan Yani. Argo mengaku pihaknya baru berkomunikasi untuk membicarakan kapan Yani bisa diwawancarai terkait kasus tersebut.

“Enggak ada (penangkapan) kita baru datang dengan komunikasi ngobrol-ngobrol aja. Jadi ngobrol-ngobrol yang bersangkutan bersedia sendiri untuk hari ini hadir ke Bareskrim,” ujarnya.

Leave a Comment