Mendagri Minta Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) berani mengambil tindakan tegas terhadap pasangan calon (Paslon) yang kedapatan melanggar ketentuan protokol kesehatan dalam pemilihan kepala daerah serentak 2020.

Tito mengatakan, anggota Bawaslu di daerah yang bertugas harus bersikap netral dan tidak selektif terhadap pasangan calon yang melanggar tata tertib kesehatan.
“Jadi rekan-rekan Bawaslu yang ada di daerah netral saja. Ketika ada yang melanggar tegak lurus saja jangan pilih-pilih,” kata Tito dalam webinar bertajuk Pilkada Berintegritas 2020, Selasa (20/10/2020).

BACA JUGA  Ini 6 Nama Menteri Baru Jokowi dan 4 Nama yang Terdepak dari Istana

Selain Bawaslu, Tito juga mengingatkan polisi untuk mengambil tindakan tegas. Menurutnya, banyak regulasi yang bisa diterapkan, mulai dari UU Karantina Kesehatan hingga UU Wabah Penyakit Menular.

“Kami mendorong Bawaslu dan Polri untuk mengambil tindakan tegas jika terjadi pelanggaran,” ujarnya.
Tito mengajak peserta dan panitia untuk bekerja sama menjaga kualitas Pilkada 2020 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya, jika pilkada ini berhasil, Indonesia akan menulis sejarah baru.

“Kami sangat berhati-hati agar pemilu ini berkualitas dan dilaksanakan di tengah pandemi. Ini pertama kalinya dalam sejarah bangsa Indonesia. Kami bagian dari cerita itu, mungkin pemilu berikutnya tidak.” menjadi seperti itu, “katanya.

BACA JUGA  Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 Akan Tetap Dilaksanakan

Leave a Comment