Banpres UMKM Tahap II Telah Mulai Disalurkan Hingga 25 November

Pemerintah melanjutkan pemberian bansos tunai (BLT) program bantuan presiden (banpres) produktif kepada UMKM tahap II. Pembayaran Tahap II dimulai setelah pembayaran Tahap I yang telah berjalan sejak Agustus lalu dan mencapai hampir 100 persen.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pencairan dana Banpres untuk UMKM Tahap II sudah dimulai sejak pekan lalu.

“Kami juga mendapat anggaran dari Departemen Keuangan karena kami bisa mengelolanya,” kata Teten dalam jumpa pers virtual beberapa waktu lalu.
Program bantuan ini ditujukan kepada 12 juta pelaku UMKM yang terdampak Covid-19. Pada Tahap I, pemerintah memberikan dukungan produktif dari Presiden kepada 9,16 juta pelaku UMKM. Selain itu, bantuan tahap II akan dibayarkan kepada 3 juta penerima.

BACA JUGA  Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 2000 Per Gram

Bantuan yang diberikan sebesar Rp 2,4 juta untuk setiap pelaku UMKM. Secara total, pemerintah telah menyiapkan dana sekitar Rp 28 triliun untuk program Banpres yang produktif.
Pemerintah sendiri membuka pendaftaran Pilpres tahap II produktif pada 13 Oktober lalu. Pendaftaran harus berlangsung hingga 25 November.

Sementara kriteria dan persyaratan calon penerima bantuan dalam penyaluran Tahap II ini masih sama. Termasuk WNI, memiliki NIK dan KTP, memiliki usaha mikro (perdagangan, menjahit, bengkel, penjual gorengan dan lain-lain) dan tidak ada pegawai PNS, TNI / Polri, BUMN dan BUMD.

BACA JUGA  Jasa Marga Beri Diskon Tarif Golongan I Tol Cipularang Dan Padaleunyi

Kemudian penerima juga memiliki kredit di bank, harus memiliki saldo di bank penyalur, biasanya bank BRI kurang dari Rp 2 juta, dan harus memiliki Surat Keterangan Usaha (SKU).
Sebelum penyaluran, pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dukcapil melakukan pengecekan terlebih dahulu identitas calon penerima.

Seperti diketahui, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk penanggulangan pandemi virus corona sebesar Rp695,2 triliun . Dana tersedia untuk berbagai sektor.
Rincian perlindungan sosial Rp 203,9 triliun, UMKM Rp 123,46 triliun, insentif perusahaan Rp 120,61 triliun, kementerian / lembaga atau pemerintah daerah Rp 106,11 triliun, kesehatan Rp 87,55 triliun, dan keuangan perusahaan Rp 53,55 triliun.

BACA JUGA  Harga Jual Emas Di Pegadaian Pagi Ini Tanggal 25 September 2020

Leave a Comment