Kasus Covid-19 Di Jakarta Kembali Meningkat Sejak PSBB Transisi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim kasus Covid-19 di ibu kota menunjukkan perlambatan. klaim tersebut menjadi salah satu alasan pihaknya memberlakukan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) transisi pada 12 Oktober di DKI Jakarta.

Anies mengatakan kasus Covid-19 telah menurun sejak PSBB diperketat pada 14 September. Ia juga mengatakan, selama sepekan terakhir pengetatan PSBB, kasus harian positif mengalami penurunan. Artinya pada tanggal 6 dan 11 Oktober kasusnya turun dibandingkan minggu sebelumnya.

Berdasarkan pantauan dari https://corona.jakarta.go.id/id/data-pemonitoring, kasus Covid-19 dalam sepekan sebenarnya terjadi penurunan kumulatif.
Penambahan kasus positif pada 6 Oktober 1.007 kasus, meningkat dari 7 Oktober 1.340, 8 Oktober 1.009, 9 Oktober turun menjadi 851 kasus, meningkat dari 10 Oktober 1.253 dan 11 Oktober 1.389.

BACA JUGA  Pasca-Kecelakaan Beruntun, Kondisi Kesehatan Hanafi Rais Membaik

Akumulasi kasus PSBB dalam seminggu terakhir sebanyak 6.849 kasus positif. Rata-rata penurunan harian untuk minggu itu adalah 978. Angka ini menunjukkan tren penurunan dibandingkan minggu sebelumnya.

Dalam sepekan sebelumnya, yakni sejak 29 September hingga 5 Oktober, sebanyak 7.859 kasus terakumulasi positif. Kasus harian rata-rata untuk minggu itu adalah 1.122.
Rinciannya, ada 1.132 pada 29 September 1059 pada 30 September. Di bulan Oktober ada tambahan 1.153, 2 Oktober 1.098, 3 Oktober 1.165, naik 4 Oktober 1.430, dan kemudian turun 5 Oktober 822.

BACA JUGA  Pemerintah Dan DPR Tak Permasalahkan Konser Saat Bahas PKPU

Namun, segera setelah diberlakukannya kembali PSBB transisi oleh DKI Jakarta, tren kasus positif kembali meningkat. Pada 12 Oktober, 13 Oktober 1.054, 14 Oktober 1.038 dan 15 Oktober 1.071 terdapat tambahan 1.168 kasus harian.

Ada 4.331 kasus dalam empat hari terakhir. Rata-rata kasus harian selama empat hari terakhir adalah 1.082 kasus. Penambahan kasus juga mengakibatkan 1.000 kasus per hari.

Kumulatif sejak Maret lalu, kasus Covid-19 di ibu kota berjumlah 91.337 kasus. Menurut Pandemic Talks, platform informasi Covid-19, jumlah kasus positif di DKI Jakarta sudah melebihi jumlah kasus positif di China.

BACA JUGA  DPR Batasi Tamu yang Masuk Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

Seluruh kasus DKI Jakarta telah melewati Portugal, Jepang, Ethiopia, dan China,” kata Pandemic Talks, dikutip dari akun Instagram @pandemictalks, Kamis (15/10).
Menurut Pandemic Talks, jumlah kasus positif 85.622 di China saja, 86.430 di Ethiopia, 90.140 di Jepang, dan 91.193 di Portugal.

Leave a Comment