Epidemiolog: Imbas Demo Rentan Klaster Baru Covid-19

Unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja meletus di sejumlah daerah di Indonesia seiring pandemi Covid-19 melanda.
Dicky Budiman, seorang ahli epidemiologi di Griffith University di Australia, mengatakan potensi kelompok pengunjuk rasa baru akan membuat penanganan Covid-19 menjadi sulit di Indonesia.

“Bisa berpotensi jadi kluster demo, sehingga menambah banyak kluster selain potensi dari rangkaian pilkada dan juga demo kemarin. Ditambah kluster perkantoran yang juga belum tuntas dan reda. Makin rumit,” tutur Dicky saat dihubungi di Jakarta, Rabu (14/10/2020).

BACA JUGA  Perpanjangan PSBB Ketat di DKI Diumumkan Hari Ini

Saat ditanya apakah kelompok baru pengunjuk rasa berpotensi tinggi Covid-19 di Indonesia, Dicky mengatakan tidak. Namun, dia mengatakan hanya akan ada peningkatan kasus baru.
“Jika puncaknya masih belum, itu akan semakin tinggi,” katanya.

Seperti diketahui, aksi unjuk rasa yang digelar buruh dan mahasiswa menilai UU cipta lapangan kerja di sejumlah daerah di Indonesia.
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan demonstrasi dapat mendorong massa dan berpotensi membuat cluster baru.

BACA JUGA  Arahan Kemendagri Terkait Meninggalnya Sejumlah Pejabat Daerah

“Oleh karena itu kami mendorong mereka yang ingin mengutarakan upayanya untuk mengikuti arahan polisi selama kegiatan tersebut,” hingga Wiku menjawab pertanyaan media beberapa waktu lalu di kantor presiden saat jumpa pers perkembangan penanganan Covid-19. . dikutip dari saluran YouTube Sekretariat Presiden.

Leave a Comment