Status Solskjaer Sebagai Pelatih MU Sedang Dalam Tekanan

Ole Gunnar Solskjaer tampak tak bisa duduk nyaman di kursi kepelatihan Manchester United (MU). Posisinya bisa dengan mudah digeser karena ofisial klub menganggap Mauro Pocchetino sebagai pelatih Setan Merah berikutnya.

Executive Vice Chairman Ed Woodward dikabarkan siap mengeluarkan Solskjaer jika dia tidak bisa membawa MU kembali ke jalur kemenangan usai jeda internasional. Tekanan pada Solskjaer terkait erat dengan hasil negatif tim, yang hanya memenangkan satu kemenangan dan kalah dua kekalahan dalam tiga pertandingan terakhir Liga Premier mereka.

BACA JUGA  Serang Pacar, Legenda Setan Merah Ryan Giggs Diamankan Polisi

Hasilnya, Harry Maguire dkk. Di tempat ke-16 secara keseluruhan. Memang, performa buruk MU musim ini tak lepas dari beberapa faktor. Woodward jadi sasaran kemarahan fans karena gagal merebut hati pemain yang diinginkan Solskjaer di bursa transfer musim panas, seperti Jadon Sancho.

Hal ini membuat MU mendapat kritik, salah satunya dari direktur olahraga Sevilla Monchi. Ia menyebut situasi di MU sangat sulit dipahami. Monchi menilai absennya direktur sepakbola tidak ideal dan perlu dikoreksi oleh MU.

BACA JUGA  Hasil Lengkap Liga Inggris : Manchester City Geser Posisi MU

Namun, Solskjaer menegaskan MU sudah memiliki sistem yang mumpuni, termasuk dalam hal perekrutan pemain. Solskjaer meminta Monchi untuk tidak ikut campur urusan klub lain. ‚ÄúSelalu ada orang yang ingin berbicara tentang bagaimana mereka menjalankan sesuatu dan seberapa baik mereka melakukannya. Namun, kami memiliki perspektif berbeda tentang bagaimana sepak bola dimainkan. Kami memiliki orang yang tepat untuk itu, “kata Solskjaer.

Sayangnya, pembelaan Solskjaer terhadap klub tak lepas dari kritik. Kemampuannya sebagai pelatih juga disorot karena beberapa pilihan strategi dan komposisinya mengecewakan, terutama Maguire. Bek Inggris melakukan banyak kesalahan tetapi tidak pernah berbalik.

BACA JUGA  5 Petarung UFC Yang Sangat Bernafsu Ingin Menantang McGregor

Solskjaer pun terkesan masih enggan melepas Donny van De Beek sebagai starter. Solskjaer tidak punya pilihan selain mempersembahkan kemenangan demi kemenangan untuk MU. Usai jeda internasional, Setan Merah telah menanti lima laga sekaligus di dua kompetisi, Liga Inggris dan Liga Champions, melawan Newcastle United, Minggu (18/10). Paris Saint Germain (PSG), Rabu (21/10); Chelsea, Sabtu (24/10); RB Leipzig, Kamis (29/10); dan Arsenal, Minggu (1/11).

Dengan kedatangan tiga pemain baru, Edinson Cavani, Alex Telles dan Facundo Pellistri siap membantu Solskjaer mendukung skuad yang lebih kompetitif sehingga United bisa meraih hasil bagus. Namun, jika gagal lagi, posisinya bisa digeser, dalam hal ini oleh Pochettino.

BACA JUGA  Portugal Menang Telak Lawan Kroasia Walau Tanpa Ronaldo

Usai dipecat Tottenham Hotspur akhir tahun lalu, pelatih asal Argentina itu memang dekat dengan Old Trafford. Hingga saat ini Pochettino masih menganggur. Kemampuannya menjadikan Tottenham sebagai tim yang konsisten di 4 besar Liga Inggris tanpa pemain bintang selama beberapa tahun terakhir dipandang sangat menarik bagi MU.

The Red Devils tentunya perlu waspada mengingat rival sekota mereka Manchester City (Man City) juga tengah memantau Pochettino. Warga sedang mempersiapkan langkah-langkah ke depan karena kontrak Pep Guardiola berlangsung tujuh bulan. Sejauh ini, bos Spanyol itu belum menunjukkan tanda-tanda perpanjangan kontrak di Etihad Stadium. Jika Guardiola hengkang nanti, Man City jelas sangat diminati Pochettino. Dukungan finansial klub yang cukup akan memungkinkan dia untuk dengan bebas membangun skuad yang dia inginkan, yang akan sulit didapat Pochettino jika dia memilih Manchester United.

BACA JUGA  Jelang Laga Chelsea vs Manchester United Di Liga Inggris Pekan Ke-26

Leave a Comment