Pemkot Depok Tambah 2 Hektare Lahan Pemakaman Covid-19

Angka kematian akibat Covid-19 di Kota Depok terus meningkat. Ini mengurangi ketersediaan situs pemakaman khusus jenazah yang terpapar virus corona.
Untuk itu, Pemerintah Kota Depok segera menambah dua hektare lahan kuburan di kawasan Tapos Depok, Jawa Barat.

Habisnya ketersediaan tempat pemakaman khusus jenazah penderita Covid-19 terjadi di pemakaman Kalimulya Tiga di Cilodong, Depok, Jawa Barat. Di kuburan tersebut hanya terdapat 30 kuburan untuk jenazah Muslim Covid-19 dan 100 kuburan untuk non-Muslim.

BACA JUGA  46 Santri Pondok Pesantren Di Kuningan Jabar Positif Covid-19

Jumlah Covid 19 jenazah, baik Muslim maupun non-Muslim, yang dimakamkan di TPU berjumlah 50. Diperkirakan pemakaman Covid-19 akan penuh dalam dua bulan ke depan.

Koordinator TPU Kalimulya Tiga, Abidin, mengatakan, selain terus meningkatnya jumlah kematian penderita Covid-19, ketersediaan tempat pemakaman Covid-19 semakin berkurang karena digabungkan dengan kuburan umum. “Dalam dua bulan ke depan insya Allah masih bisa beradaptasi,” kata Abidin, Sabtu (11/10/2020).

Sementara itu, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, Pemprov DKI akan segera memperluas areal pemakaman di kawasan Tapos. Lahan seluas dua hektare tersebut tidak hanya menampung jenazah Covid, tapi juga untuk umum.

BACA JUGA  DPR Desak Kemlu Panggil Dubes Prancis Terkait Pernyataan Macron

“Lahan tambahan itu untuk pemakaman umum, bukan khusus Covid-19. Namun, jika lahan yang disediakan tidak mencukupi, jenazah Covid-19 juga bisa dimakamkan di sana nanti.”
Sementara itu, data kasus positif positif virus korona di Kota Depok mencapai 5.492 kasus pada Sabtu dengan 3.784 pasien sembuh dan 156 orang meninggal dunia.

Leave a Comment