Manfaat Herbal Jahe Untuk Kesehatan Dimasa Pandemi

Jahe merupakan tanaman obat dengan banyak khasiat kesehatan dan bukan hanya sebagai bumbu dapur. Manfaat jahe sangat bervariasi mulai dari meningkatkan kekebalan hingga menurunkan berat badan.
Jahe mengandung gingerol, senyawa bioaktif yang terbukti memiliki banyak manfaat bagi tubuh.

Di bawah ini adalah manfaat kesehatan dari jahe yang dibawa Healthline ke pasar.

1. Meningkatkan imunitas tubuh
Kandungan gingerol pada jahe mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Gingerol telah terbukti memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat melawan radikal bebas.

BACA JUGA  Manfaat Herbal Kunyit Untuk Redakan Nyeri Sendi

Selain itu, gingerol juga menurunkan risiko infeksi. Studi menunjukkan bahwa ekstrak jahe dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri. Jahe juga efektif melawan bakteri dan virus mulut yang menyebabkan penyakit pernapasan.

2. Pengobatan mual
Jahe dapat membantu mengobati mual yang terjadi, terutama mual dan muntah pada ibu hamil.

Mengkonsumsi jahe juga meredakan mual dan muntah pada orang yang sedang menjalani operasi dan kemoterapi tertentu. Studi menunjukkan bahwa 1-1,5 gram jahe dapat membantu mencegah berbagai jenis mual.

BACA JUGA  5 Langkah Mudah Tingkatkan Kekebalan Tubuh (Imun) Selama Pandemi

3. Menurunkan berat badan
Jahe juga baik untuk anda yang ingin menurunkan berat badan. Penelitian telah menunjukkan bahwa suplemen jahe dapat secara signifikan mengurangi berat badan dan rasio pinggang-pinggul.

Sebuah studi tahun 2016 terhadap 80 wanita kelebihan berat badan menunjukkan bahwa jahe dapat membantu menurunkan indeks massa tubuh (BMI) dan kadar insulin darah. Kadar insulin darah yang tinggi terkait dengan obesitas.

Jahe dapat membantu meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh untuk membantu Anda menurunkan berat badan dengan lebih baik.

BACA JUGA  Bahan Kandungan Suplemen Yang Berbahaya Bagi Kesehatan Ginjal

4. Menurunkan gula darah
Jahe juga dapat menurunkan gula darah secara signifikan, sehingga cocok untuk penderita diabetes. Studi menunjukkan bahwa jahe dapat menurunkan kadar gula darah puasa hingga 12 persen.

5. Pengobatan gangguan pencernaan kronis
Gangguan pencernaan kronis ditandai dengan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang berulang di perut bagian atas. Diyakini bahwa makan larut malam dan dengan perut kosong dalam jangka waktu yang lama adalah penyebab utama gangguan pencernaan.

Makan jahe bisa membantu meredakan gangguan pencernaan. Sifat anti-inflamasi pada jahe juga dapat membantu meredakan nyeri.

BACA JUGA  Dampak Yang Ditimbulkan Apabiala Anda Makan Terburu-buru

6. Turunkan tingkat kolesterol
Jahe juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi (LDL). Kadar kolesterol tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Sebuah studi tahun 2018 menunjukkan bahwa mengonsumsi bubuk jahe setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol LDL hingga 17,4 persen selama tiga bulan.

7. Mengatasi osteoartritis
Osteoartritis (OA) adalah degenerasi sendi di tubuh yang menyebabkan gejala seperti nyeri sendi dan kekakuan. Sebuah literatur menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe dapat mengurangi rasa sakit dan kecacatan secara signifikan.

BACA JUGA  Cara Dan Bahan Herbal Alami Berikut Ini Bisa Menghilangkan Rasa Nyeri

Untuk memperoleh manfaat tersebut, jahe bisa dikonsumsi segar, dikeringkan, atau dijadikan bubuk.

Leave a Comment