Mengulik Asal Usul Nama Tanaman Janda Bolong dan Lidah Mertua

Tanaman hias janda berlubang menjadi semakin populer selama pandemi Covid-19. Harga janda bolong ini fantastis, mencapai Rp 100 juta dengan satu lembar seharga Rp15 juta. Nama Janda Berlubang tidak muncul baru-baru ini tetapi telah macet selama bertahun-tahun.

Pro dan kontra penamaan janda bolong ini pun muncul. Ada yang menganggap nama ini terdengar seksi karena identik dengan wanita. Tapi bagaimana nama tumbuhan yang dikenal dengan sebutan janda bolong ini muncul?

Peneliti LIPI Yuzammi menjelaskan janda bolong merupakan tumbuhan dari suku Araceae atau talas. Secara khusus, janda berlubang milik klan Monstera, tanaman asli Amerika tropis, serta anthurium dan philodendron.

BACA JUGA  Mengenal Tanaman Hias Calathea Yang Dijuluki Tanaman Doa

“Klan Monstera memiliki sekitar 38 spesies, salah satunya Monstera adansonii, atau yang kita kenal di Indonesia dengan nama dagang Janda Bolong,” kata Yuzammi kepada CNNIndonesia.com, Senin (5/5).

Menurut Yuzammi, nama Janda Bolong berasal dari sejumlah sumber yang berasal dari Jawa. Ciri daun Monstera adansonii yang berlubang membuat orang Jawa menyebutnya Ron Phodo Bolong yang artinya daun berlubang.

Saat diucapkan sebentar, itu terdengar seperti Ron Dho berlubang. Pengucapan Ron Dho sangat mirip dengan rondo, yang artinya janda.
Budaya budaya dan stereotip yang ada di Indonesia membuat nama ini semakin dikaitkan dengan Monstera adansonii.

BACA JUGA  Sinopsis Drama korea Flower of Evil Episode Terakhir Malam Ini

“Dalam budaya masyarakat kita kata janda identik dengan tidak perawan lagi, dengan kata lain secara kasar disebut bolong. Dengan bentuk daun yang berlubang, kini ‘seolah-olah’ identik dengan kondisi seorang janda, begitu juga dengan namanya langsung populer dan hip di pasar tanaman hias, ”kata Yuzammi.

Menurut Yuzammi, semakin terkenal para janda, semakin mudah kodrat manusia untuk mengingat sesuatu yang aneh dan sensasional. Beberapa orang memanfaatkan situasi ini untuk mendapatkan keuntungan.

Yuzammi sebenarnya mengaku risih dengan nama janda yang disematkan pada tanaman hias yang sudah bertahun-tahun ia gunakan.
“Saya sebenarnya agak risih dengan nama ini, tapi bagaimana lagi itu menjadi merek dagang di Indonesia,” kata Yuzammi.

BACA JUGA  4 Bahan Alami Yang Ampuh Atasi Kulit Kepala Kering Sebab Ketombe

Nama janda bolong bukan satu-satunya nama tanaman hias aneh di Indonesia. Ada pula nama tanaman hias mertua yang memiliki nama ilmiah sansevieria.
Nama ini muncul seperti lidah karena bentuknya yang tajam. Yuzammi mengatakan bahwa penggunaan nama pada suatu tanaman seringkali berasal dari perawakan tanaman tersebut.

“Sekilas, perawakan tumbuhan ini menyerupai bentuk lidah yang menjulur dengan ujung yang tajam. Mungkin inilah yang dijadikan tolak ukur penamaan tumbuhan yang ‘klasik’ di masyarakat kita – hukum lidah yang lancip” kata Yuzammi.

BACA JUGA  Cara Merawat Tanaman Alocasia Yang Sedang Tren

Tidak hanya di Indonesia saja muncul nama-nama aneh di dunia, termasuk nama ilmiah. Ahli taksonomi sering menggunakan nama sensasional di zaman kuno.
Yuzammi memberikan contoh nama ilmiah bunga bangkai Amorphophallus titanum. Penemu jenis ini memberi nama berdasarkan bentuk kepala bunganya. Amorf artinya tidak berbentuk, lingga artinya penis, dan titanium artinya besar.

Ada juga spesies palem dengan nama latin Oncosperma. Nama tumbuhan ini berasal dari bau bunganya yang mirip dengan bau sperma.

BACA JUGA  Cara Mudah Memperbanyak Tanaman Hias Janda Bolong Bagi Pemula

Leave a Comment