Motor Listrik Anak Bangsa untuk Korban Pandemi

YouTuber Alitt Susanto dan Ateng Andi Akbar dari bengkel modifikasi Katros Garage membuat modifikasi motor listrik bernama The Survivor. Sepeda motor modifikasi elektrik ini didedikasikan oleh keduanya sebagai mesin untuk memberikan penghormatan kepada masyarakat Indonesia yang menjadi korban pandemi Covid-19. “Nama motor ini awalnya Honda eBeat. Namun kami ganti menjadi The Survivor karena diapresiasi masyarakat Indonesia yang berjuang selamat dari pandemi Covid-19,” ucapnya.

Alitt mengatakan pandemi Covid-19 memengaruhi semua bidang, termasuk pekerja kreatif seperti dia dan orang-orang yang bekerja di garasi Katro. Banyak kegiatan modifikasi yang akhirnya terhenti karena pandemi. “Ini yang menginspirasi kami untuk menyebutnya The Survivor karena kami yakin masyarakat Indonesia mampu melawan pandemi,” kata Alitt.

BACA JUGA  Mercedes-Benz Akan Hentikan Produksi Mobil Bertransmisi Manual

Motor listrik para Survivor adalah motor khusus. Karena mesin merupakan konversi mesin dari mesin biasa menjadi motor listrik. Alitt mengatakan mesin yang dia gunakan untuk konversi itu adalah sepeda motor Honda Beat. Honda Beat dipilih karena Honda Beat merupakan sepeda motor yang paling banyak beredar di jalanan dalam kaitannya dengan populasi. Usia Honda Beat yang dipilihnya cukup panjang. Ini sudah memasuki tahun kesepuluh dan itu cukup panjang dalam hal penggunaan.

BACA JUGA  Update Daftar Harga Terbaru Semua Varian Motor Yamaha Februari 2021

Keinginan untuk mengubah sepeda motor ini menjadi sepeda motor listrik bertolak dari keinginan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA), Departemen Perindustrian dan Alitt Susanto untuk mewujudkan keinginan pemerintah untuk meningkatkan populasi kendaraan listrik.

Pemerintah diketahui sebenarnya telah memberikan amanat Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 55 Tahun 2019 yang membahas program percepatan kendaraan listrik baterai untuk angkutan jalan raya dalam rangka mengedukasi masyarakat tentang kendaraan listrik. Sepeda motor Honda Beat menjadi motor listrik. “Kenapa kita konversi karena beli mobil listrik atau motor listrik baru pasti lebih mahal. Kenapa tidak kita coba ubah motor yang sudah ada menjadi motor listrik,” kata Alitt.

BACA JUGA  Mengenal Kode Pelat Nomor Kendaraan dari Berbagai Wilayah Di Indonesia

Area kemiringan dapur berubah secara otomatis. Sepeda motor tersebut kini dilengkapi dengan baterai 60 volt dengan arus listrik 20 amp dari basis baterai bawaan 18650 mAh. Dengan jantung penggerak baru, motor ini mampu menempuh jarak 90-100 km dengan sekali pengisian baterai. “Ini akan sangat irit dibandingkan motor biasa,” kata pemilik channel YouTube Alitt Susanto.

Ia mengatakan, proses pembuatan model asli sepeda motor convertible tersebut sebenarnya melebihi harga sepeda motor yang dibelinya dalam kondisi bekas tersebut. Menurut dia, dia menghabiskan Rp untuk semua modifikasi dan konversi. 20 juta.

BACA JUGA  Yamaha Berikan Penyegaran Warna Baru pada MT-25 2021

Menurut Direktur Industri Maritim, Alat Angkutan dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian, Alat Transportasi dan Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, biaya tersebut akan berkurang karena nantinya mereka mengembangkan model pertama dari sepeda motor konversi untuk modifikasi massal. Tentunya akan ada perubahan yang lebih sederhana agar biaya konversinya tidak terlalu tinggi. “Ini model pertama dan juga fokus pada modifikasi tampilan. Nanti biayanya akan lebih murah,” ujarnya.

Leave a Comment