Valentino Rossi Ungkap Fakta Persaingan MotoGP 2020 Jadi Lebih Ketat

Valentino Rossi, pembalap Tim Monster Energy Yamaha, mengaku persaingan MotoGP 2020 jauh lebih ketat dibanding musim lainnya. Ia pun memiliki pendapat khusus dalam menilai kondisi ini.
Menurut Rossi, ketatnya persaingan di MotoGP 2020 disebabkan beberapa faktor. Salah satu yang paling ditekankan adalah keseragaman teknis, yang membuat kekuatan semua pembalap, baik dari tim pabrikan maupun satelit, terlihat sama.

Diketahui, penyelenggara MotoGP telah menunjuk satu pemasok ban dan perangkat elektronik (ECU) untuk para pebalap. Keputusan ini juga tampaknya membawa dampak yang signifikan. Pembalap mana pun bisa tampil kompetitif dan berjuang untuk hasil yang manis.

BACA JUGA  Mandalika Racing Team Indonesia Diluncurkan, Tampil Di Moto2 2021

Keadaan ini menjadi bukti pada balapan MotoGP 2020. Dari delapan balapan yang digelar, ada enam nama berbeda yang muncul sebagai pemenang. Keenam pembalap tersebut bahkan memiliki beberapa nama yang tidak diharapkan untuk menang musim ini.

Brad Binder adalah salah satu pembalap yang tampaknya mendapatkan kemenangan yang mengejutkan. Pembalap debut KTM MotoGP 2020 ini secara mengejutkan menjuarai MotoGP 2020 di Republik Ceko.
Selain itu, ada pembalap dari tim satelit yang tampil mengesankan musim ini hingga memenangkan balapan. Dia adalah Miguel Oliveira, yang membela tim satelit KTM Tech3. Dia memenangkan MotoGP Styria 2020.

BACA JUGA  Mauricio Pochettino Diincar Manchester City Dan Manchester United

Tak hanya itu, hasil yang diraih para pembalap di setiap balapan pun seakan menunjukkan persaingan yang ketat. Karena jarak antara satu pembalap dengan pembalap lainnya tidak pernah terlalu berjauhan.

Situasi ini terpantau pada balapan seri kedelapan di Catalonia. Rekor waktu Fabio Quartararo menang dengan Takaaki Nakagami, yang finis di urutan ketujuh hanya berjarak 3 detik.

“Anda harus memahami mengapa kita semua bisa begitu dekat. Ini mungkin karena faktor teknis. Kita semua memiliki ECU yang sama dan ban yang sama. Dulu, pekerjaan atau 5 pembalap teratas mungkin memiliki yang sedikit lebih baik. Suku cadang diterima. ” kata Rossi, dikutip dari Speedweek, Rabu (7/10/2020).

BACA JUGA  Joan Mir Rebut Pimpinan Klasemen Sementara MotoGP 2020

“Mungkin juga karena profesionalisme yang lebih baik dan persiapan pembalap yang lebih baik. Menurut saya aspek ini juga sangat berbeda dengan 15 tahun lalu,” ujarnya.

Leave a Comment