Pemerintah Kota Pekanbaru Memperluas Wilayah Penerapan PSBM

Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, telah memperluas cakupan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Langkah ini diambil untuk memutus rantai penyebaran virus Corona atau COVID-19 di masyarakat.

Saat ini terdapat empat kecamatan yang melaksanakan PSBM, yaitu kecamatan Tampan, Payung Sekaki, Marpoyan Damai dan Bukit Raya.

“Awalnya hanya Kecamatan Tampan. Saat ini ada tiga kecamatan lain yang baru mulai menerapkan PSBM,” kata Juru Bicara Umum Tim Penanganan COVID-19 Kota Pekanbaru Ingot Hutasuhut, Jumat 2 Oktober 2020.

BACA JUGA  Fakta Jozeph Paul Zhang, Orang yang Mengaku Nabi ke-26

Saat menerapkan PSBM kali ini, tim satgas COVID-19 juga akan memberlakukan penutupan jalan pada waktu-waktu tertentu. Rujukan karena melanggar protokol kesehatan juga digunakan untuk melawan sanksi sosial.

Operasi pemburu teking (orang keras kepala) yustisi berlanjut di beberapa kecamatan lainnya. Sasarannya adalah warga yang masih bandel dan tidak mengikuti protokol kesehatan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau, jumlah kasus COVID-19 telah melebihi 7.887 kasus. Jumlah ini terus meningkat meski banyak dari mereka yang dinyatakan sembuh dan ratusan orang meninggal dunia.

BACA JUGA  Bagaimana Cara Pastikan Kualitas Vaksin Covid-19 Aman dan Efektif?

Selain mencegah dan mempercepat pengobatan pasien COVID-19, pemerintah juga fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat melalui program usaha mikro.

Leave a Comment