Efek Samping Menggunakan Hand Sanitizer Setiap Hari

Pandemi Covid-19 masih melanda dunia, termasuk di Indonesia. Masyarakat diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan, salah satunya mencuci tangan. Jika tidak ada air, seseorang bisa menggunakan pembersih tangan, atau sesuatu yang disebut hand sanitizer.

Jika Anda adalah tipe orang yang sering menggunakan pembersih tangan setiap hari, berbagai efek pada tubuh dapat terjadi. mengutip dari Thelist pada Selasa (5/5/2020), Anda akan mengetahui tujuh efek penggunaan hand sanitizer pada tubuh setiap hari.

Tangan kering

BACA JUGA  Dampak Buruk Bagi Kesehatan Apabila Sering Mandi Malam Hari

Ya, penggunaan hand sanitizer sering kali membuat tangan Anda kering. Ini karena hand sanitizer mengandung alkohol yang dapat mengeringkan kulit. Namun, kondisi kulit kering ini bisa diperbaiki dengan menggunakan pelembab dan menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Ketika kulit di tangan kita kering dan bahkan pecah-pecah, kita lebih mudah terkena infeksi. Jika Anda benar-benar perlu menggunakan hand sanitizer alih-alih menggunakannya berulang kali, coba batasi penggunaannya hanya satu kali.

Iritasi tangan

Ahli Onkologi Trevan Fischer menyatakan bahwa penggunaan produk secara berulang, termasuk pembersih tangan, dapat menyebabkan iritasi kronis dan kerusakan kulit. Khususnya, jika disinfektan tangan yang digunakan adalah jenis disinfektan tangan dengan konsentrasi alkohol yang sangat tinggi, dapat terjadi retakan kulit.

BACA JUGA  Berikut 6 Kelompok Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 Dari Pemerintah

Tidak hanya terasa perih saat alkohol mengenai kulit Anda, tetapi juga tidak sembuh. CDC sendiri hanya merekomendasikan penggunaan hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol.

Meningkatkan risiko osteoporosis

Tahukah Anda bahwa pernah disebutkan bahwa penggunaan hand sanitizer dengan Triclosan setiap hari dapat menimbulkan efek negatif, terutama pada wanita. Menurut Dr. Yingjun Li dari Hangzhou Medical College di China, bahan kimia ini dapat berdampak pada kesehatan tulang. Dia mengatakan paparan triclosan dapat menjadi faktor risiko kepadatan mineral tulang yang lebih rendah dan osteoporosis.

BACA JUGA  Lima Cara Mencegah Masalah Pencernaan

Bukti lebih kuat pada wanita pascamenopause daripada wanita pramenopause. Dengan kata lain, semakin tua usia kita, semakin banyak masalah yang bisa muncul. Dokter Yingjun dan tim penelitinya meninjau data dari hampir 2.000 wanita di Amerika Serikat, yang ditemukan oleh tim peneliti bahwa wanita dengan tingkat triclosan yang tinggi dalam urin mereka lebih dari dua setengah kali lebih mungkin mengalami osteoporosis dibandingkan wanita lain.

Kerusakan mikroba alami

Jika Anda menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan setiap hari, efek pertama adalah menghancurkan mikroba alami di dalam tubuh. Padahal mikroba melindungi kita dari berbagai penyakit.

BACA JUGA  Tidak Hanya Hangatkan Badan, Ini Manfaat lain Minum Air Hangat!

Menurut ahli mikrobiologi Jonathan Eisen, pembersih tangan dapat memengaruhi mikrobioma tubuh dalam beberapa cara, dan beberapa di antaranya bisa berdampak buruk. Membunuh bakteri menguntungkan agar tubuh kita berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, pembersih tangan tidak disarankan setiap hari, hanya disarankan jika benar-benar diperlukan.

Membuat bakteri lebih kuat

Seperti yang dijelaskan internis Seema Sarin, pembersih tangan Center for Disease Control and Prevention (CDC) dengan bahan antibakteri dapat membantu mengembangkan bakteri yang kebal antibiotik.

BACA JUGA  Bupati Bangka Tengah Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Menurut CDC, patogen ini telah mengembangkan kemampuan untuk mentolerir obat yang bisa membunuh mereka. Konon, pengobatan antibiotik biasa tidak efektif dalam membersihkan tubuh kita, yang juga dikenal sebagai resistensi antibiotik.

Keracunan alkohol

Risiko dampak yang satu ini bisa muncul setelah menggosok tangan kemudian menghirup desinfektan tangan. Ini membawa risiko keracunan alkohol. Tetapi jika Anda tidak sengaja menggosokkan bagian pada bibir Anda, itu lain cerita. Ini seharusnya tidak menjadi perhatian.

Ada kekhawatiran akan keracunan alkohol akibat menghirup hand sanitizer pada anak-anak. CDC mencatat bahwa anak-anak berisiko besar menelan pembersih tangan, terutama jika baunya enak, kemasannya berwarna cerah, atau menarik secara visual.

BACA JUGA  Manfaat Herbal Jahe Berdasarkan Sains yang Perlu Anda Ketahui

Leave a Comment