Dengan Syarat Dan Aturan, Gunung Semeru Kembali Dibuka 1 Oktober

Pada ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut, Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa. Gunung berapi aktif ini masih menjadi primadona para pendaki karena merupakan rangkaian dari tujuh puncak Indonesia atau tujuh puncak gunung tertinggi di Indonesia.

Nah buat yang ingin mendaki Gunung Semeru dan mencapai puncak Mahameru ada kabar gembira. Pendakian ke Gunung Semeru akan dibuka kembali mulai 1 Oktober 2020. Namun, peminat pendakian harus memenuhi kriteria dan persyaratan yang ditetapkan pengelola.

BACA JUGA  17 Situs Cagar Budaya yang Bisa Dikunjungi di Pasaman Sumatra Barat

Akun Instagram @mountnesia melaporkan tahap awal pendakian hanya selama 2 hari 1 malam dengan kuota pendakian terbatas hanya 120 orang per hari.

Berdasarkan informasi dari Balai TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) tertanggal 21 September beredar edaran tentang langkah-langkah pengaktifan kembali pendakian ke Gunung Semeru di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mengumumkan bahwa pendakian ke Gunung Semeru hanya berlangsung pada tahap adaptasi. pada hari Kamis, 1 Oktober 2020 dengan persyaratan sebagai berikut:

– Implementasi SOP pendakian Gunung Semeru pada tahap adaptasi kebiasaan baru di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
– Pembelian tiket masuk melalui pemesanan online di situs bookingemeru.bromotenggersemeru.org
– Kuota pendakian maksimal 120 orang / hari (20% DD / DT)
– Hiking hanya diperbolehkan selama 2 hari (2 hari 1 malam)

BACA JUGA  5 Tempat Wisata Paling Asyik Dikunjungi Di New Zealand

Tahap awal pendakian ke Gunung Semeru hanya membutuhkan waktu 2 hari 1 malam. Alasannya terletak pada penerapan protokol kesehatan yang ketat dan beberapa persyaratan tambahan selama pandemi Covid-19.

Nanti setelah dua minggu berjalan, akan terlihat jelas seperti apa pelaksanaan pembukaan jalur pendakian Gunung Semeru nantinya atau tidak, tergantung ekspektasi.
Jika pengunjung secara konsisten mematuhi peraturan, komunitas tidak terpapar Covid-19, dan protokol kesehatan diikuti dengan benar, tingkat pengunjung dan jumlah hari kemungkinan akan meningkat.

BACA JUGA  Ingin Mendaki? Ini Wisata Gunung di Jawa Timur yang Wajib Kamu Coba

Namun, jika tidak berjalan sesuai harapan, jalur pendakian Gunung Semeru kemungkinan besar akan ditutup kembali.
Pengunjung atau pendaki Gunung Semeru didorong untuk mematuhi aturan yang diberlakukan untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Leave a Comment