Tentara Israel Lukai Warga Palestina Saat Berdemo Di Tepi Barat

Tujuh warga Palestina, termasuk seorang jurnalis foto Kantor Berita Anadolu, terluka ketika pasukan Israel menggunakan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa.
Para pengunjuk rasa menolak pembangunan pemukiman di Tepi Barat. Warga Palestina berkumpul di kota Kafr Qaddum di utara Tapi barat untuk memprotes pemukiman Yahudi dan tembok pemisah Israel yang berkelok-kelok di Tepi Barat.

Tentara Israel menggunakan peluru karet dan gas air mata untuk menghentikan protes. Para pengunjuk rasa membalas dengan melempar batu ke tentara Israel yang bersenjata lengkap.
Pengunjuk rasa dan jurnalis foto Nidal Shtayyeh terkena peluru karet.

BACA JUGA  Prancis Akan Penjarakan Orang Tua Siswa Yang Protes Kartun Nabi

Shtayyeh, yang terluka di kakinya, dirawat oleh tim medis Palestina di daerah tersebut dan dalam keadaan sehat.
Dia terluka oleh tentara Israel untuk kedua kalinya dalam lima bulan.

Pada bulan Mei Shtayyeh terluka di kaki oleh peluru karet dari pasukan Israel saat meliput demonstrasi di Kafr Qaddum.
Israel menduduki Yerusalem dan Tepi Barat setelah Perang Enam Hari tahun 1967 dan telah membangun pemukiman di wilayah tersebut hingga hari ini.

Leave a Comment