Cara Mudah Untuk Perbaiki Aki Basah yang Rusak

Aki merupakan komponen penting dalam sebuah kendaraan, baik itu mobil maupun sepeda motor. Seperti hidup, baterai membuat kendaraan menjadi hidup. Secara umum aki ada jenis, aki kering dan aki basah. Baterai basah mengandung cairan elektrolit.

Sedangkan aki kering sebenarnya menggunakan gel sebagai pengganti cairan untuk merendam sel aki. Gel masih mengandung cairan elektrolit atau air baterai. Gel pada baterai kering tidak menguap semudah elektrolit pada baterai basah.

Baterai kering biasanya lebih mudah dirawat daripada baterai kering. Baterai basah harus diisi dengan cairan setiap kali. Jika tidak, kendaraan Anda bisa mati. Bagaimana jika aki basah Anda sudah rusak? Berikut tips dari tim engineering Daihatsu:

BACA JUGA  Toyota Akan Luncurkan Innova dan Fortuner Terbaru 15 Oktober

Siapkan alat dan bahan

Siapkan alat dan bahan sebelum diperbaiki. Ada tujuh alat dan bahan yang bisa Anda dapatkan dengan mudah. Pertama, air aki , atau yang bisa disebut aki zuur. Air baterai ini tersedia dari bengkel mobil atau banyak pasar. Biasanya dikemas dengan label merah dan tutup botol. Air aki zuur juga biasa disebut dengan air aki keras karena mengandung elektrolit berupa asam sulfat.

Baik obeng maupun sarung tangan dan masker jika diperlukan karena bau air aki begitu menyengat. Selanjutnya Anda perlu menyiapkan air panas, air biasa yang bisa Anda simpan di ember. Dan terakhir corong kecil.

BACA JUGA  MINI Indonesia Luncurkan MINI Cabrio Dengan Atap Terbuka

Bagaimana cara mengisi baterai dan memasoknya dengan daya

1. Setelah semua alat yang dibutuhkan siap, perbaiki aki yang basah dengan melepas aki dari kendaraan. Jangan lupa gunakan sarung tangan dan masker yang sudah disiapkan.

2. Buka penutup lubang baterai dengan tang atau kunci inggris agar lebih mudah. Sebenarnya, Anda dapat membukanya tanpa alat, tetapi alat membuatnya lebih mudah dan aman.

3. Buang cairan pada baterai yang rusak. Caranya dengan membalik baterai. Buang cairan di tempat yang aman. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Ingat, selain memiliki bau yang menyengat, cairan aki juga sangat berbahaya saat terkena tubuh.

BACA JUGA  Suzuki Hadirkan Tampilan Warna Baru Gixxer 155

4. Tuang air panas melalui lubang di baterai. Lalu kocok dan buang kembali. Setelah membersihkan dengan air panas, Anda bisa membilas wadah aki dengan air bersih dengan cara mengocok isi aki. Gunakan air biasa. Lakukan berulang kali untuk menjaga elemen baterai tetap bersih.

5. Balikkan baterai dan diamkan hingga tidak ada air lagi.

6. Setelah sisa air habis, isi baterai hingga batas maksimum dengan air baterai tambahan. Gunakan corong kecil untuk mengisi baterai .

BACA JUGA  Toyota GR Supra Special Edition Baru Rilis Di Indonesia

7. cas baterai. Proses ini memakan waktu semalam. Gunakan pengisi daya aliran rendah untuk stabilitas dan umur panjang.

Setelah mengikuti tujuh langkah ini, aki mobil Anda dijamin dapat digunakan kembali. Mudah? Meski begitu, Anda perlu merawat aki basah secara rutin agar tidak cepat rusak. Periksa level baterai dengan hati-hati. Selain itu, lakukan perawatan pada aki basah secara rutin, minimal dua bulan sekali.

Leave a Comment