Pasha Rilis Album Solo Perdana Tanpa Personil Ungu

Pasha Rilis Album Solo Perdana Tanpa Personil Ungu

vokalis grup musik Ungu, Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu, mengawali debut album solonya yang bertajuk Di Atas Langit. Di tengah kesibukannya sebagai Wakil Walikota Palu, Pasha masih menyempatkan diri untuk terus berkarya di dunia musik.

Dalam solonya ini, Pasha terlihat seperti sedang melepaskan citranya sebagai seorang band boy. Hal itu terlihat dalam video musik Janji Demi Apa yang merupakan salah satu single di album perdananya.

Topik (video musik) seperti Eksekutif, Gelap, mungkin karena terjemahan lagunya seperti itu. Kalau dibilang kedewasaan, mungkin saja. Tapi dicap dewasa bukan berarti menghilangkan sisi awet muda. Hanya saja penampilan menunjukkan kedewasaan saya dalam bermusik, “kata Pascha dalam jumpa pers virtual, Senin (21/9).

Untuk benar-benar membedakan dirinya dari Ungu, Pasha tidak melibatkan personil band saat mengerjakan album solonya. Pasha didukung oleh musisi dari Palu bersama Veki Fischer. “Saya menggubah tiga lagu dan dia lima . Kenapa delapan, karena Feng Shui juga bagus,” kata musisi berusia 40 tahun itu.

Bahkan, saat menggubah lagu, Pasha merasa tak ada gitaris yang lebih baik dari Oncy, rekannya di Ungu. Bahkan, ia pun yakin tidak ada band lain yang bisa sebagus Ungu. Namun, pertemuan dengan Veki menenggelamkan semua pikiran pasha.

“Sejujurnya, saya salah satu orang yang merasa tidak ada band yang lebih baik dari Ungu. Ya, saya sedikit minder. Saat bermain gitar, saya merasa tidak ada yang lebih baik dari itu. seperti Oncy. Iya sikap saya gini. Tapi pas ketemu Veki itu kan anak-anak. Ada talenta, di Palu ada anak-anak yang bisa seperti itu. Persis dengan Veki kok sama rasa Oncy Dia juga bisa menjalankan studionya. Saya coba, ayo buat proyek, akhirnya jadi album, “kata Pascha.

Melalui kolaborasinya dengan Veki, Pascha ingin menunjukkan bahwa banyak musisi dari daerah yang memiliki kualitas yang mumpuni. “Saya melihat sesuatu yang luar biasa ketika melihat Veki. Insting musik saya langsung terpanggil. Kapanlagi memberikan sesuatu kepada musisi daerah. Ini momen yang tepat untuk membuka pintu bagi musisi daerah,” kata Pascha.

Di kesempatan yang sama, Veki mengaku bangga dan mengakui kehebatan musikalitas Pasha. Uniknya ada lagu yang dibuat dalam waktu lima menit. Setelah itu (diberikan kepada saya) katanya terserah saya mau ngapain. Bangga dengan kepercayaan saya, kata Veki Fischer.

Sementara itu, gitaris band Ungu Enda mengaku tidak semua personel band Ungu ikut campur dalam produksi delapan lagu di album solo debut Pasha itu. Meski begitu, Pasha Enda selalu mendengarkan demo musiknya. “Kalau kita terlibat ya jadi Ungu. Saya juga bikin yang asli banget bunyinya seperti Pascha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *