Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 Akan Tetap Dilaksanakan

Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 Akan Tetap Dilaksanakan

Pemerintah, DPR, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berkeras tidak akan menunda penyelenggaraan Pilkada 2020 yang sudah dijadwalkan pada 9 Desember mendatang. Keputusan ini dikritik oleh koalisi masyarakat sipil karena berlangsung di saat kasus COVID-19 meroket.

“Mengutuk keras keputusan DPR, pemerintah, dan penyelenggara pemilu untuk melanjutkan tahapan Pilkada pada 2020. Keputusan ini sangat melukai hati masyarakat,” kata perwakilan koalisi Wahidah Suaib dalam jumpa pers virtual, Selasa (22/9/2020).

Para pemangku kepentingan diyakini menutup mata dan telinga terhadap suara masyarakat yang menyerukan agar Pilkada 2020 ditunda. Bahkan, usulan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait penundaan Pilkada 2020 juga sama sekali tidak digubris.

Wahidah mengatakan DPR, pemerintah, dan aparat elektoral tampaknya tidak memahami persoalan yang dihadapi, sehingga dengan mudah dapat disimpulkan bahwa penyempurnaan peraturan KPU tentang pengelolaan teknis tahapan pilkada saja akan menyelesaikan masalah ini.

Padahal, persoalan regulasi terkait peristiwa di tengah pandemi sudah dibahas dalam UU Pilkada. Padahal, undang-undang yang ada saat ini tidak mengatur secara detail teknis dan pengelolaan penyelenggaraan Pilkada yang harus memenuhi syarat dalam situasi pandemi.

Artinya, perbaikan regulasi bisa dilakukan tidak hanya pada regulasi KPU saja, tapi juga di tataran UU Pilkada, ”imbuh perempuan yang pernah menjadi anggota Bawaslu pada 2008-2012 ini.

Selain itu, Wahidah menyatakan pemerintah, DPR, dan KPU akan mempertaruhkan nyawa banyak orang jika pemilu dilanjutkan di tengah kondisi pandemi yang masih sangat memprihatinkan. Karenanya, koalisi mendesak para pemangku kepentingan untuk mengubah posisi dengan menunda persaingan hingga situasi pandemi COVID-19 tidak lagi berbahaya.

“Penundaan pilkada harus dilakukan hingga pemerintah, DPR, dan penyelenggara pemilu menyelesaikan persiapan rezim yang lebih luas dan akurat untuk menyelenggarakan pemilu di tengah pandemi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *