Juarai MotoGP San Marino, Vinales Di 3 Besar Klasemen Sementara

Juarai MotoGP San Marino, Vinales Di 3 Besar Klasemen Sementara

Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales menempati posisi ketiga klasemen MotoGP 2020 dengan 83 poin. Posisi Vinales melejit usai menjuarai MotoGP Emilia Romagna 2020 yang digelar di Sirkuit Misano.

Ini sebenarnya merupakan kemenangan pertama Vinales di Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Bahkan, juga menjadi kemenangan pertama tim pabrikan Yamaha tersebut.
Terakhir kali tim pabrikan Yamaha menjuarai balapan adalah MotoGP 2019 di Malaysia yang digelar di Sirkuit Sepang November lalu. Saat itu, Vinales lah yang mewakili Yamaha sebagai pemenang.

Vinales kini memiliki poin yang sama dengan pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo. Namun, Quartararo memiliki hak untuk finis kedua karena dia memiliki lebih banyak kemenangan daripada Vinales.

Meski demikian, baik Vinales maupun Quartararo hanya terpaut satu poin dari pembalap Mission Winnow Ducati Andrea Dovizioso yang menempati posisi teratas. Dengan tujuh balapan tersisa, kemungkinan mengalahkan Dovizioso tentu terbuka lebar.

Menanggapi situasi ini, Vinales tidak terlalu ingin repot. Menurut pembalap berjuluk The Top Gun itu, fokusnya saat ini adalah membantu Yamaha mempersiapkan motor balap yang lebih baik.

Vinales sendiri sebenarnya sempat tersandung di empat seri balapan terakhir. Namun, setelah melakukan perubahan pada setup motornya, Vinales mampu mengendarai YZR-M1 dengan lebih nyaman dan kembali berlaga di peringkat pertama.

“Saya tidak terlalu memikirkan Piala Dunia. Kami harus mempersiapkan motor dengan baik untuk tahun 2021. Sekarang kami belajar sesuatu di setiap balapan. Kami mengerti banyak tentang sepeda motor di sini (SIrcuits Misano). Saya melakukan lap yang bagus di sini, itu hebat, “Vinales mengutip Speedweek, Senin (21/09/2020).

Quartararo sebenarnya memiliki potensi untuk memimpin. Pasalnya, pembalap berjuluk El Diablo itu menempati urutan ketiga di ajang MotoGP Emilia Romagna 2020.

Namun, Quartararo menerima penalti tiga detik karena gagal melakukan penalti long lap yang ditentukan oleh manajemen balapan. Pada akhirnya, Quartararo menduduki peringkat keempat menurut perhitungan. Karena setelah penalti tiga detik Quartararo lebih lambat dari Pol Espargaro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *