BPS: Pengusaha Tidak Tahu Sampai Kapan Bisa Bertahan Dari Pandemi

BPS: Pengusaha Tidak Tahu Sampai Kapan Bisa Bertahan Dari Pandemi

Badan Pusat Statistik (BPS) menemukan bahwa delapan dari sepuluh usaha mikro kecil (UMK) dan usaha menengah besar (UMB) terkena pandemi Covid-19, menurut survei terhadap 34.559 responden di seluruh Indonesia. Dimana 55 persen responden tidak mengetahui sampai kapan mereka bisa bertahan hidup dari Covid-19.

“Survei kami menunjukkan bahwa 55 persen pelaku ekonomi tidak mengetahui berapa lama perusahaan dapat bertahan dalam kondisi saat ini jika operasi dan dukungan tidak berubah,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto dalam webinar di Jakarta. , Minggu (20.9.2020).

Sementara itu, 26 persen pemilik bisnis yakin bisa bertahan lebih dari tiga bulan dalam kondisi saat ini, meski tanpa perubahan operasi dan dukungan. 19 persen sisanya dapat bertahan maksimal tiga bulan sejak Juli 2020 dalam kondisi saat ini jika operasi dan dukungan tidak berubah.

Berdasarkan survei tersebut, lanjutnya, pelaku UMK dan UMB menghadapi kendala seperti berkurangnya modal, hambatan finansial untuk operasional, dan gaji pegawai. Oleh karena itu, pemerintah harus mendukung para pelaku ekonomi tersebut.

“Bentuk dukungan kepada UMK bisa dalam bentuk prioritas bantuan permodalan dan keringanan tagihan listrik. Untuk UMB bisa berupa keringanan listrik dan penangguhan pembayaran pajak,” tambah Suhariyanto.

Mengingat belum ada kepastian bahwa pandemi akan berakhir, maka kunci terpenting untuk mengatasi masalah ini adalah bekerja sama dengan seluruh elemen bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *