Epidemiolog: Tracing, Testing Dan Isolasi Lebih Efektif Kurangi Penularan

Penggunaan masker scuba dan buff tidak direkomendasikan oleh satgas Covid-19. Alasannya, bahan yang terlalu tipis dianggap terlalu berisiko untuk penyebaran virus corona.

Ahli epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman menilai penggunaan masker scuba atau buff tidak terlalu penting kecuali dibarengi dengan strategi utama dalam menangani korona, yaitu pengujian, pelacakan dan isolasi.

Jadi jika memakai masker dan menjaga jarak tersebut tidak lepas dari dasar strategi yang terus dilakukan secara optimal yaitu pengujian, pelacakan, dan isolasi karantina sehingga pergerakan masker tidak efektif saat pengujian juga rendah. berada di kawasan ini, “kata Dicky, Minggu (20/9/2020).

BACA JUGA  Penerimaan CPNS 2021 Segera Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Dicky mengungkapkan Protokol kesehatan merupakan gerakan yang mendukung strategi utama dalam menangani virus corona. Tanpa strategi utama seperti pengujian, pelacakan, dan karantina, itu tidak akan efektif.

“Di Australia di Queensland tidak ada kewajiban memakai masker karena uji karantina, pelacakan dan isolasi sudah optimal. Belum ada kasus baru dengan nol kasus belakangan ini,” ujarnya.
Oleh karena itu, Dicky menambahkan, baik masker scuba maupun buff bisa digunakan jika tidak ada masker lain. Karena hal terpenting yang perlu diselesaikan adalah tindak lanjut, pengujian dan karantina.

BACA JUGA  9 Orang Meninggal Karena Covid-19, Jumlah Kematian Tertinggi Di Riau

“Jadi jangan hanya mengandalkan masker, jangan lupakan tesnya. Kalau saya oke pakai masker sscuba dipakai kalau tidak ada masker,” ujarnya.

Leave a Comment