14,7 Juta No Rekening Calon Penerima BLT Pekerja Yang Terdaftar BPJS

BPJS Ketenagakerjaan mengklaim telah mengantongi 14,7 juta nomor rekening calon penerima BLT (Bantuan Langsung Tunai) atau subsidi upah. Jumlah tersebut mencapai 93,51 persen dari target penerima subsidi upah 15,72 juta karyawan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, dari nomor rekening yang masuk ke kantongnya, hanya 11,8 juta nomor yang disetor ke Kementerian Tenaga Kerja. Ini karena fase validasi telah berlalu.

“Total rekening yang sudah kami serahkan ke Kementerian Tenaga Kerja sebanyak 11,8 juta nomor rekening pelanggan,” kata Agus, seperti dikutip Antara, Jumat (18/9).

Sedangkan sisanya masih dalam proses validasi, namun belum dibayarkan ke pemerintah. Baru-baru ini, BPJS Ketenagakerjaan mengajukan data kepada pemerintah tentang 2,8 juta calon penerima subsidi gelombang keempat pada pertengahan minggu.

Agus memastikan proses validasi dilakukan dengan hati-hati agar pemberian subsidi upah tepat sasaran. Jika data karyawan yang tidak sesuai tersedia, BPJS Ketenagakerjaan mengirimkannya kembali ke perusahaan atau pemberi kerja untuk diverifikasi.

“Selasa kemarin adalah hari terakhir pemindahan data nomor rekening calon penerima BSU oleh perusahaan atau pemberi kerja. Untuk nomor rekening yang dipindahkan dan dikembalikan karena harus dikonfirmasi, kami masih menunggu hasil konfirmasi ulang hingga akhir September” dia menjelaskan.

Verifikasi data mencakup verifikasi ulang nomor rekening yang tidak aktif karena ditutup atau dibekukan, nama tidak cocok dengan nomor rekening, dan informasi nomor rekening yang tidak cocok dengan catatan keanggotaan atau memiliki lebih dari satu keanggotaan.

“Kami berharap perusahaan secepatnya berusaha memberikan data konfirmasi,” ujarnya.
Sejauh ini Agus sudah mendata 1,7 juta karyawan yang tidak memenuhi kriteria. Karenanya, mereka dinyatakan tidak berhak atas upah bersubsidi dari pemerintah.

Terkait realisasi, Direktur Jenderal Kementerian Hubungan Kerja dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Haiyani Rumondang mencatat penyaluran BLT kepada 2,47 juta penerima atau 99,32 persen dari target 2,5 juta pada gelombang pertama. telah didistribusikan.

Kemudian realisasi penyaluran gelombang kedua mencapai 2,97 juta penerima atau 99,28 persen dari target. Sedangkan distribusi gelombang ketiga baru mencapai 1,43 juta atau 40,9 persen dari target.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *