Penangguhan Penahana Vicky Prasetio Telah Disetujui

Permintaan Vicky Prasetyo untuk penangguhan penahanan disetujui. Artinya, Vicky Prasetyo tidak lagi harus berada di Rutan Salemba sembari menunggu persidangan dilanjutkan.

“Statusnya dibekukan, artinya penahanannya tidak akan dialihkan menjadi tahanan rumah atau kota. Karena itu, Vicky tidak berkewajiban melapor,” kata Ramdan Alamsyah, Kamis, 17 September 2020 di Lapas Salemba.

Itu tentu saja akan berubah ketika status Vicky berubah nanti. Ramdan memastikan kliennya tidak perlu melapor.
“Kalau memang diringankan menjadi tahanan kota atau tahanan rumah, wajib lapor sendiri,” kata Ramdan.

Ramdan menuturkan, Vicky saat ini hanya memiliki satu kewajiban untuk hadir saat dibutuhkan. Dia menjamin Vicky tidak akan lari.
“Saat ini hanya ada satu komitmen, yaitu setiap saat perlu hadir, dan kami jamin nasabah kami dengan niat baik dan ikhlas tidak akan lari atau kehilangan bukti,” kata Ramdan.

Ramdan juga menyatakan bahwa dirinya, saudara kandung dan ibu kandung Vicky, menjadi penjamin penangguhan penahanan Vicky Prasetyo. Saat dibebaskan, Vicky Prasetyo sujud syukur sebagai tanda terima kasih.

Hal tersebut menurut keterangan Angel Lelga terkait dugaan pencemaran nama baik. Angel melaporkan bahwa Vicky masih suaminya. Angel awalnya melaporkan Vicky dengan dugaan perselingkuhan.

Vicky menyergap Angel Lelga di rumahnya dan menemukan seorang suami. Laporan Vicky dihentikan karena tidak memenuhi unsur. Kemudian Angel kembali dan pada akhir tahun 2019 Vicky telah ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah diperiksa, Vicky resmi ditangkap pada 7 Juli 2020. Sampai saat ini, persidangan Vicky atas laporan Angel Lelga belum menjatuhkan putusan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *