Ahok – Puput Maafkan Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik

Tersangka kasus pencemaran nama baik terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan istri serta keluarga Puput Nastiti Devi kini sedikit lega. Pasalnya, kedua tersangka KS (67) dan EJ (47) mendapat pengampunan dari Ahok dan keluarganya.

KS dan EJ berkesempatan untuk bertemu langsung dengan Ahok dan keluarganya. Dalam kesempatan itu, keduanya meminta maaf kepada Ahok dan keluarganya atas fitnah yang telah mereka lakukan.
Hal itu diungkapkan Ahmad Ramzy selaku kuasa hukum Ahok. Kedua tersangka bertemu Ahok dan keluarganya di kediaman Ahok di Jakarta pada Jumat, 11 September.

“Iya kita ketemu,” kata Ahmad Ramzy selaku kuasa hukum Ahok saat dihubungi , Rabu (16 September 2020).
Selain bertemu Ahok, kedua tersangka juga bertemu dengan ibu Puput dan Ahok. Dalam pertemuan tersebut, kedua tersangka menyatakan penyesalan.

“(Kedua tersangka) meminta maaf dan menyesali apa yang telah mereka lakukan,” kata Ramzy.
Ramzy menambahkan, Ahok dan keluarganya telah memaafkan kedua tersangka tersebut.
“Maafkan Pak BTP, Bu Puput dan ibu Pak BTP,” imbuhnya.

Meski Ahok sudah memaafkan, Ramzy mengaku bisa memastikan apakah Ahok akan mencabut laporan dua tersangka yang merupakan penggemar Veronica Tan, mantan istri Ahok.
Berbeda dengan Ramzy, polisi justru menyebut ada wacana Ahok untuk berdamai dengan kedua tersangka tersebut.

“Memang ada wacana untuk perdamaian,” kata Kombes Yusri Yunus, Kepala divisi Humas Polda Metro Jakarta, kepada wartawan, Rabu (16/9/2020).
Yusri menambahkan, pihaknya masih menunggu perkembangan pengacara terkait wacana perdamaian. Meski demikian, polisi tetap memproses kasus tersebut.

“Makanya kami masih menunggu pengacara. Saat kami di telepon,” tambahnya.
Sementara itu, penyidik ​​Polda Metro Jaya, Ditreskrimsus, tengah merampungkan berkas kedua tersangka tersebut. Berkas kedua tersangka bisa diserahkan ke jaksa penuntut umum.

Terkait pencemaran nama baik Ahok, tersangka KS dan EJ, berkasnya sudah siap untuk tahap 1, ”kata kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan dari Polda Metro Jaya di Jakarta, Rabu (9/8). 16/2020).

Diketahui, Polda Metro Jaya mengamankan kedua tersangka tersebut atas dugaan pencemaran Ahok dan istrinya Puput Nastiti Devi beserta keluarganya. Keduanya diamankan di Bali dan Medan.

Hasil penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa keduanya adalah anggota kelompok komunitas ‘Veronica Lovers’. Tersangka EJ menjadi ketua dan administrator grup untuk WhatsApp dan Telegram. Kelompok tersebut diduga menjadi media yang menyinggung Ahok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *