Arahan Kemendagri Terkait Meninggalnya Sejumlah Pejabat Daerah

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan berbagai petunjuk terkait sejumlah pejabat daerah yang meninggal akibat infeksi virus corona atau COVID-19. Terakhir, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia dan dinyatakan positif COVID-19 pada Rabu 16 September 2020.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar, mengimbau seluruh pejabat negara dan daerah mematuhi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6/2020 tentang Protokol Kesehatan. Sebab, kata Bahtiar, virus corona bisa menyerang siapa saja dan tidak diketahui posisinya.

“COVID-19 bisa menyerang siapa saja, maka 3M menggunakannya. Lalu hindari keramaian, lindungi kekebalan tubuh dengan vitamin C dan E, upayakan agar terkena sinar matahari, olah raga dan pikiran harus sehat. , jangan stres dan stres panik, ”kata Bahtiar saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2020).

Mau tidak mau, aparat daerah dan negara sejatinya harus menjalankan tugasnya dengan berada di lapangan. Karena itu, kata Bahtiar, penting untuk menerapkan protokol kesehatan bagi aparatur negara.

“Iya masih ada yang harus urus tanah ini. Masih ada perubahan WFH yang harus dilakukan. Di kantor kita kita implementasikan sesuai kebutuhan. Lalu ada juga riwayat rawat inap WFH RS. Tapi sekarang OTG juga banyak. Rumah cluster dan bawa ke kantor, ”ujarnya.

Prinsipnya setiap orang waspada, karena kita bisa kena di rumah dan di lingkungan rumah kita, tambahnya.

Sejauh ini, berdasarkan hasil penelusuran , sudah ada tujuh pejabat daerah yang meninggal akibat terinfeksi virus corona. Berikut tujuh pejabat daerah yang meninggal karena terinfeksi virus corona:

1. Bupati Morowali Utara, Aptripel Tumimomor meninggal dunia karena COVID-19 pada hari Kamis tanggal 2 April 2020.

2. Walikota Tanjungpinang, Syahrul meninggal dunia karena COVID-19 pada Selasa 28 April 2020.

3. Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia karena COVID-19 pada hari Senin 10 Agustus 2020.

4. Wakil Bupati Way Kanan Edward Antony meninggal dunia karena COVID-19 pada Minggu 16 Agustus 2020.

5. Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali meninggal dunia pada hari Sabtu tanggal 1 Agustus 2020 akibat COVID-19.

6. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin meninggal dunia pada Sabtu, 22 Agustus 2020 akibat COVID-19.

7. Sekretaris Daerah DKI Saefullah meninggal dunia pada Rabu, 16 September 2020 akibat COVID-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *